RS di India Ini Menjual Bayi kepada Penadah Rp 18 Juta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi baru lahir. REUTERS/ Muhammad Hamed

    Ilustrasi bayi baru lahir. REUTERS/ Muhammad Hamed

    TEMPO.CO, Gwalior - Bayi-bayi yang “tidak diinginkan” di India dijual seharga 1.000 pound sterling atau sekitar Rp 18,6 juta.

    Bayi yang rata-rata lahir dari hasil pemerkosaan atau hubungan di luar nikah itu ditempatkan di Rumah Sakit Palash, Distrik Gwalior, sebuah rumah sakit swasta di India, untuk dijual kepada orang tua yang ingin mengadopsi.

    Polisi melakukan penggerebekan pada Sabtu malam, 16 April 2016, setelah mendapat laporan bahwa rumah sakit itu menjual bayi.

    Seperti dilansir laman Metro.co.uk, Senin, 18 April 2016, polisi berhasil menyelamatkan dua bayi dari sekitar 30 keranjang bayi yang ditemukan di rumah sakit tersebut.

    "Tiga bayi lain telah dijual kepada pasangan tanpa anak di Uttar Pradesh dan Chhattisgarh," kata Prateek Kumar dari cabang kejahatan ASP.

    Kasus ini menjadi jelas setelah manajemen rumah sakit tidak mampu memberi surat keterangan terkait dengan dua bayi yang ditemukan itu.

    Lima orang telah didakwa, termasuk direktur serta manajer rumah sakit itu, masing-masing T.K. Gupta dan Arun Bhadoria.

    "Ketika seorang gadis atau orang tua mendekati mereka untuk menghentikan kehamilan, dokter di rumah sakit ini meyakinkan mereka soal keamanan dan rahasia," ucap petugas kepolisian.

    "Setelah bayi dilahirkan dan ibu dipulangkan, pihak rumah sakit mulai berburu pasangan muda yang hendak membeli bayi tersebut," ujarnya.

    Dalam satu kasus, tutur petugas kepolisian tersebut, bayi perempuan yang baru lahir ditukar dengan bayi laki-laki.

    Rani Bilkhu dari lembaga amal Jeena Internasional telah berkampanye melawan praktek aborsi.

    Bilkhu mengatakan kepada Metro.co.uk, "Adopsi harus transparan dan dalam kepentingan terbaik bagi kedua pihak, orang tua dan anak."

    Polisi sekarang dilaporkan sedang mencari komplotan yang membeli bayi dari rumah sakit itu dan menjualnya di hotel-hotel India.

    METRO.CO.UK | MECHOS DE LAROCHA




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?