Draf Resolusi PBB Soal Perdamaian di Suriah Rampung Besok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis anti-perang mengibarkan bendera Suriah saat berdemonstrasi menentang rencana pemerintah Inggris untuk menyerang Suriah di luar Gedung Parlemen di London, Inggris, 1 Desember 2015. Kelompok ekstrimis ISIS mengancam akan melakukan serangan teror di Inggris jika negara itu memutuskan untuk ikut ambil bagian dalam operasi serangan udara di Suriah. REUTERS/Neil Hall

    Aktivis anti-perang mengibarkan bendera Suriah saat berdemonstrasi menentang rencana pemerintah Inggris untuk menyerang Suriah di luar Gedung Parlemen di London, Inggris, 1 Desember 2015. Kelompok ekstrimis ISIS mengancam akan melakukan serangan teror di Inggris jika negara itu memutuskan untuk ikut ambil bagian dalam operasi serangan udara di Suriah. REUTERS/Neil Hall

    TEMPO.CONew York - Sejumlah diplomat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang mendiskusikan draf resolusi guna mendukung penghentian permusuhan di Suriah. Hal itu disampaikan beberapa diplomat yang tak bersedia disebutkan namanya, Rabu, 24 Februari 2016, di New York.

    Rusia dan Amerika Serikat, dua negara yang menjadi konseptor gencatan senjata di Suriah, sedang menyiapkan teks yang dapat diadopsi pada Jumat, 26 Februari 2016.

    "Saya rasa bakal menjadi sebuah resolusi yang akan kami sepakati untuk menyambut penghentian permusuhan sebagaimana disiapkan oleh Amerika Serikat dan Rusia," ujar diplomat ini.

    Baca juga: Peringatan Australia: Teroris Bersiap Serang Indonesia

    Utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, akan melaporkan ke Dewan pada Jumat, 26 Februari 2016, beberapa jam sebelum gencatan senjata berjalan efektif. 

    Rusia dan Amerika telah menetapkan batas waktu tengah malam waktu Damaskus (22.00 GMT) pada Jumat, 26 Februari 2016, untuk menghentikan permusuhan antara rezim Presiden Bashar al-Assad dan pasukan pemberontak.

    Kesepakatan yang dibuat oleh kedua negara raksasa tersebut tidak termasuk kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan organisasi yang memiliki jaringan dengan al-Qaeda, Front al-Nusra. Kelompok bersenjata ini menguasai sebagian wilayah Suriah.

    Baca juga: Intelijen Korea Selatan: Kim Jong-un Terancam Dilengserkan

    "Jika gencatan senjata itu berjalan baik, de Mistura berharap perlu dilakukan pembicaraan babak berikutnya pada pekan mendatang, kemungkinan sekitar 4 Maret 2016," kata diplomat.

    Gencatan senjata juga akan membantu badan PBB mengirimkan bantuan kemanusiaan yang menjangkau kawasan terkena dampak peperangan paling keras di garis depan.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN 
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.