Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bom Ankara: Turki Tuding Pemberontak Kurdi Pelakunya  

image-gnews
Seorang militan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), melakukan kordinasi dengan rekannya di barikade Sirnak, Turki, 23 Desember 2015. Pasukan keamanan telah menewaskan 183 pemberontak Kurdi dalam seminggu di tenggara Turki. AP/Cagdas Erdogan
Seorang militan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), melakukan kordinasi dengan rekannya di barikade Sirnak, Turki, 23 Desember 2015. Pasukan keamanan telah menewaskan 183 pemberontak Kurdi dalam seminggu di tenggara Turki. AP/Cagdas Erdogan
Iklan

TEMPO.CO, Ankara - Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menuduh pemberontak Kurdi Suriah bekerja sama dengan milisi Kurdi di Turki mendalangi serangan bom mobil bunuh diri yang menewaskan 28 orang di ibu kota Ankara.

Seperti dikutip dari laman Reuters,  sebuah mobil meledak di samping bus militer yang sedang berhenti di lampu lalu lintas dekat markas angkatan bersenjata, gedung parlemen, dan gedung pemerintahan lain. Insiden itu terjadi tepat di jantung administrasi Ankara pada Rabu, 17 Februari 2016.

Perdana Menteri Davutoglu mengatakan serangan itu sebagai bukti nyata bahwa kelompok YPG--milisi Kurdi Suriah yang didukung Amerika Serikat dalam memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah utara--adalah organisasi teroris  Turki, anggota NATO, yang mengharapkan kerja sama dari sekutunya untuk memerangi kelompok tersebut.

Namun perlu diingat bahwa YPG dianggap oleh Ankara sebagai kekuatan pemberontak yang sangat berkaitan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Dalam beberapa jam saja, pesawat-pesawat tempur Turki dilaporkan telah mengebom pangkalan PKK di Irak utara. PKK telah melakukan pemberontakan terhadap pemerintah Turki selama tiga dasawarsa.

"Angkatan bersenjata Turki akan terus menembak pemberontak," kata Davutoglu. Ia menegaskan,  mereka yang bertanggung jawab harus membayar harga yang pantas.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Serangan kemarin langsung menargetkan Turki dan pelaku adalah YPG dan organisasi teroris PKK. Semua langkah yang diperlukan akan diambil terhadap mereka," kata Davutoglu dalam pidato yang disiarkan televisi.

Presiden Tayyip Erdogan juga mengatakan temuan awal menunjukkan milisi Kurdi Suriah dan PKK berada di belakang pengeboman itu. Presiden menyebutkan, 14 orang telah ditahan.

Ini merupakan serangan  terbaru dari serangkaian serangan bom dalam satu tahun terakhir di wilayah Turki, yang serangan-serangan sebelumnya dituduhkan pada ISIS.



REUTERS | MECHOS DE LAROCHA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Peta Persaingan Grup F Piala Eropa 2024, Portugal Menanti Keajaiban Tarian Terakhir Cristiano Ronaldo

3 hari lalu

Pemain timnas Portugal, Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Timnas Irlandia dalam pertandingan persahabatan di Aveiro Municipal Stadium, Aveiro, Portugal, 11 Juni 2024. REUTERS/Rodrigo Antunes
Peta Persaingan Grup F Piala Eropa 2024, Portugal Menanti Keajaiban Tarian Terakhir Cristiano Ronaldo

Piala Eropa 2024 akan menjadi tarian terakhir mega bintang Portugal Cristiano Ronaldo. Bagaimana peta persaingan, jadwal pertandingan, dan skuadnya?


Rusia Sambut Baik Kabar Turki Tertarik Bergabung BRICS

12 hari lalu

Para delegasi menghadiri sesi pleno saat Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidatonya secara virtual pada KTT BRICS 2023 di Sandton Convention Center di Johannesburg, Afrika Selatan pada 23 Agustus 2023. GIANLUIGI GUERCIA/Pool via REUTERS
Rusia Sambut Baik Kabar Turki Tertarik Bergabung BRICS

Kremlin menyambut baik ketertarikan Turki untuk bergabung dengan BRICS, yang diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan.


Pembantaian di Kamp Pengungsian Rafah, Berbagai Negara Semprit Israel

18 hari lalu

Pray for Rafah, All Eyes on Rafah. Foto: Instagram
Pembantaian di Kamp Pengungsian Rafah, Berbagai Negara Semprit Israel

Menurut PRCS, banyak orang di dalam tenda "dibakar hidup-hidup". Pembantaian di kamp pengungsi Rafah mengundang reaksi keras dunia terhadap Israel.


Menlu Turki: Makin Banyak yang Akui Negara Palestina, Israel Makin Terkucil

24 hari lalu

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menghadiri pertemuan, di VIA Riyadh di Riyadh, Arab Saudi, 29 April 2024. REUTERS/Hamad I Mohammed
Menlu Turki: Makin Banyak yang Akui Negara Palestina, Israel Makin Terkucil

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan semakin besarnya pengakuan terhadap Palestina sebagai negara, akan mengucilkan Israel


Kejar Target Perdagangan, Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Sektor Bisnis dengan Turki

25 hari lalu

Sejumlah warga terlihat mengunjungi pasar di distrik Eminonu, Istanbul, Turki, saat wabah virus Corona masih terjadi. Reuters
Kejar Target Perdagangan, Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Sektor Bisnis dengan Turki

Indonesia mendorong peningkatan interaksi antara para pelaku bisnis guna mewujudkan target perdagangan kedua negara sebesar Rp160 triliun


Divonis 8 Tahun Penjara, Sutradara Mohammad Rasoulof Kabur dari Iran

34 hari lalu

Sutradara Mohammad Rasoulof. REUTERS/Annegret Hilse
Divonis 8 Tahun Penjara, Sutradara Mohammad Rasoulof Kabur dari Iran

Sutradara film Iran Mohammad Rasoulof mengatakan telah meninggalkan Iran setelah dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan keamanan nasional


Erdogan: 1.000 Anggota Hamas Dirawat di RS Turki

34 hari lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan menghadiri konferensi pers dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz (tidak dalam gambar) di Kanselir di Berlin, Jerman, 17 November 2023. REUTERS/Liesa Johannssen
Erdogan: 1.000 Anggota Hamas Dirawat di RS Turki

Erdogan mengatakan lebih dari 1.000 anggota Hamas dirawat di rumah sakit di Turki.


Percobaan Pembunuhan Paus Yohanes Paulus II 43 Tahun Lalu, Misteri Motif Mehmet Ali Agca

34 hari lalu

Paus Yohanes Paulus II menemui pembunuhnya, Mehmet Ali Agca di penjara Rebibbia, Roma, Italia pada 27 Desember 1983. [MIRROR.CO.UK]
Percobaan Pembunuhan Paus Yohanes Paulus II 43 Tahun Lalu, Misteri Motif Mehmet Ali Agca

Pada 13 Mei 1981, Mehmet Ali Agca menembak Paus Yohanes Paulus II di Lapangan Santo Petrus, Vatikan. Kilas balik peristiwanya.


Profil Chora, Sebuah Gereja Kuno yang Diubah Erdogan Menjadi Masjid

35 hari lalu

Gereja chora. wikipedia
Profil Chora, Sebuah Gereja Kuno yang Diubah Erdogan Menjadi Masjid

Presiden Erdogan mengubah gereja kuno Chora menjadi masjid, sebuah langkah yang dikritik oleh dunia internasional.


Anak Pemimpin Sudan Tewas dalam Kecelakaan di Turki

44 hari lalu

Jenderal Sudan Abdel Fattah al-Burhan. REUTERS
Anak Pemimpin Sudan Tewas dalam Kecelakaan di Turki

Anak panglima militer dan pemimpin de facto Sudan meninggal di rumah sakit setelah kecelakaan lalu lintas di Turki.