Bawa Senjata, Pria Ini Mengaku Mau Culik Anjing Obama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden A.S. Barack Obama dalam wawancara dengan Humans of New York. Facebook.com/Humans of New York

    Presiden A.S. Barack Obama dalam wawancara dengan Humans of New York. Facebook.com/Humans of New York

    TEMPO.CO, Washington -Seorang pria telah ditangkap setelah diduga melakukan perjalanan ke Washington, Amerika Serikat  untuk menculik anjing milik Presiden Barack Obama. Keluarga Obama diketahui memiliki dua anjing air Portugis, Bo dan Sunny.

    Menurut dokumen Pengadilan Washington DC, Scott Stockert dari Dickinson, North Dakota, diperiksa oleh agen dinas rahasia di sebuah hotel Washington pada Rabu, 6 Januari 2015. Ia diperiksa  setelah agen dinas rahasia AS menerima informasi jika ia sedang dalam perjalanan ke Washington untuk menculik seekor binatang peliharaan presiden.

    Seperti dilansir dari Metro.co.uk, Sabtu, 9 Januari 2016, petugas keamanan menangkap Stockert setelah ia mengakui memiliki dua senjata di truknya. Setelah menggeledah, agen menemukan senapan dan parang, dan peluru.

    Dokumen pengadilan juga menyebutkan bila Stockert bukanlah orang yang terdaftar sebagai pemilik senjata.

    Ia didakwa melanggar hukum District of Columbia karena membawa senapan di luar rumah atau di luar pekerjaan.

    Masih menurut dokumen pengadilan, Stockert mengaku  kepada agen bahwa dia adalah Yesus Kristus dan orang tuanya adalah Presiden John F Kennedy dan aktris Marilyn Monroe, dan bahwa ia datang ke Washington untuk mengumumkan ia mencalonkan diri sebagai presiden.

    Stockert dibebaskan dari tahanan pada Jumat, 8 Januarai 2015, tapi harus memakai monitor pergelangan kaki.

    MECHOS DE LAROCHA | METRO.CO.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.