Pria Ini Jadi Miliarder Hanya dengan Memungut Bola Golf  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Glenn Berger, mengklaim mendapatkan 15 juta dollar AS setelah memungut bola golf. odditycentral.com

    Glenn Berger, mengklaim mendapatkan 15 juta dollar AS setelah memungut bola golf. odditycentral.com

    TEMPO.CO, Florida - Siapa sangka, seorang pria mampu menjadi miliarder dengan hanya bekerja memungut bola golf di dalam danau.

    Sejak 14 tahun yang lalu, Glen Berger hanya menjadi penganggur. Tapi, beberapa waktu kemudian, ia memutuskan mengumpulkan bola golf yang ia ambil dari kolam dan menjual kembali kepada pemilik lapangan golf.

    Glen tidak menyangka karier peliknya itu menjadikannya seorang miliarder.

    Seperti dilansir Oddity Central pada Selasa, 3 November 2015, Glen mengatakan ia berhasil mengumpulkan 1,3-1,5 juta bola setiap tahun dan menjual kembali bola tersebut dengan harga US$ 1 (Rp 13 ribu) per buah. Kini, Glen mengaku telah mengumpulkan harta senilai US$ 15 juta atau sekitar Rp 203 miliar.

    "Saya tidak memiliki pekerjaan dan kemudian mencari bola golf di dalam danau di lapangan golf dekat dengan tempat tinggal dan kemudian mulai menjual setiap bola golf tersebut," katanya.

    Meskipun pekerjaannya ini terlihat mudah, sebenarnya Glen harus menghadapi beberapa kesulitan, seperti ular dan buaya, yang berada di dalam danau.

    Bahkan Glen mengaku hampir dimakan buaya ketika menyelam untuk mencari bola golf. Namun ia berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami cedera. "Suatu saat saya merasa lenganku di mulut buaya. Untungnya, aku dengan cepat bisa keluar dari air," ucapnya.

    Kini bukan hanya Glen yang berprofesi sebagai pencari bola golf di sekitar Florida. Ada lebih dari 100 pencari bola golf di sejumlah negara bagian.

    ODDITY CENTRAL | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.