Komandan Operasional Al-Qaidah Tewas di Pakistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Islamabad: Komandan operasional Al-Qaidah, Hamza Rabia, tewas dihantam rudal yang dimuntahkan pesawat tanpa awak, Kamis (1/1), dini hari. Orang ketiga dalam jaringan pimpinan Usamah bin Ladin itu terbunuh di sebuah rumah di kawasan Asorai, barat Pakistan, dekat Kota Mirali.Kepastian tewasnya Hamzah baru diungkapkan Minggu (4/11) oleh pejabat Pakistan yang tidak mau disebutkan namanya kepada jaringan televisi NBC News. Menurut dia, pesawat itu dikendalikan oleh Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA. Saksi mata membenarkan rudal ditembakkan dari pesawat tempur. Saksi lainnya mengatakan bekas serpihan rudal di sekitar lokasi ledakan ada tanda dan tulisan Amerika Serikat. Mereka mengaku mendengar enam kali ledakan, tapi tidak bisa memastikan berapa rudal dimuntahkan.NBC News mengatakan, serangan berlangsung antara pukul 01.45-02.00 waktu setempat di kawasan suku asli Pakistan. Rabia tewas bersama empat orang yang diduga kaki tangannya, dua di antaranya warga Pakistan dan dua lainnya warga Arab.Presiden Pakistan Pervez Musharraf membenarkan terbunuhnya buron senilai US$ 5 juta (sekitar Rp 50 miliar) itu. "Ya, 200 persen berita itu benar," kata dia.Al-Qaidah menyangkal kematian Rabia. Rabia yang keturunan Mesir ini disebut-sebut sebagai komandan operasi Al-Qaidah di wilayah Pakistan. Di jaringan Al-Qaidah, pria 38 tahun ini satu level dengan Abu Faraj Farj al-Liby yang dianggap Amerika Serikat sebagai pemimpin paling penting urutan ketiga. AFP/BBC/SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.