Saddam Ajak Hakim Melawan Penjajah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bagdad: Saddam Hussein mengajak para hakim untuk melawan "penjajah", saat sidang yang mendudukkan mantan presiden Irak itu sebagai terdakwa dibuka kembali, Senin (28/11).Saddam, yang terus mengaku tak bersalah atas tuduhan pembunuhan dan penyiksaan, mengenakan baju putih, setelan bergaya Barat, dan jenggotnya tercukur rapi. Pengadilan Tinggi Bagdad tetap dijaga sangat ketat saat sidang ini.Ia lalu memprotes hakim Rizkar Mohammed Amin karena dirinya dipaksa berjalan melalui tangga ke ruang sidang saat lift mati. Ia juga mempersoalkan pengadilan yang menyita pena dan kertasnya. "Bagaimana terdakwa bisa membela diri jika mereka menyita kertas dan penanya," kata dia. Amin berjanji mengembalikan barang-barang itu belakangan.Saddam lalu menyatakan: "Tolong hakim, saya tidak meminta Anda untuk mengatakan kepada mereka, memerintah mereka. Anda adalah orang Irak, Anda memiliki kedaulatan, mereka ada di negara Anda, mereka orang asing, mereka penjajah."Sidang terhadap Saddam dibuka pada 19 Oktober lalu, tapi segera ditunda dan baru dibuka Senin (28/11). Kini, sidang kembali ditunda karena terdakwa lain, mantan wakil presiden Taha Muhammad Yasin, meminta waktu untuk mencari pengacara pribadi. Sidang akan dibuka pada 5 Desember.Saddam dan tujuh mantan bawahannya dituduh membunuh dan menyiksa ratusan kaum Siah di Dujail, 1982. Jika terbukti, mereka akan dihukum mati. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.