Intelijen Australia Selidiki Video Pengebom Bali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Adelaide: Australia menyatakan tidak akan terintimidasi dengan ancaman lelaki berpenutup kepala dalam rekaman video yang ditemukan Kepolisian RI di rumah anggota kelompok Dr. Azahari di Semarang. Dalam rekaman itu, lelaki yang diyakini sebagai Noor Din Mohammad Top menganggap Australia, Amerika Serikat, Inggris, dan Italia sebagai "musuh Islam" karena keterlibatan negara-negara itu di Afganistan dan Irak. Dalam video ini juga direkam pengakuan para pelaku bom bunuh diri di Bali, 1 Oktober 2005 lalu. Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer menyatakan di Adelaide bahwa dinas intelijen negaranya sedang menyelidiki rekamanan itu. Ia menganggap serius ancaman lelaki berlogat Melayu di rekaman itu."Noor Din adalah teroris paling dicari di Asia Tenggara, dan tidak ada negara demokratis seperti Australia boleh terintimidasi oleh orang fanatik seperti dia," kata Downer, seusai bertemu Menteri Pertahanan Amerika Donald Rumsfeld."Australia tidak mau teroris seperti Noor Din mendikte politik luar negeri atau kebijakan domestik kami," Downer melanjutkan.Dikatakannya, Noor Din ingin menghancurkan pemerintahan Indonesia dan menciptakan "tirani ekstrimis Islam". AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.