Raja Arab Saudi: Libur Lebaran 12 Hari bagi Pegawai Kerajaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Salman saat menghadiri acara Dewan Syura. Putra Mahkota Salman bin Abdulaziz Al Saud menggantikan Raja Abdullah yang meninggal pada usia 90 tahun. AP/Saudi Press Agency, File

    Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Salman saat menghadiri acara Dewan Syura. Putra Mahkota Salman bin Abdulaziz Al Saud menggantikan Raja Abdullah yang meninggal pada usia 90 tahun. AP/Saudi Press Agency, File

    TEMPO.COJakarta - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz menyampaikan pesan pada hari pertama Ramadan 2015. Ramadan, kata Raja Salman, adalah bulan kebaikan dan berkah. Sebab, pada bulan ini, Tuhan bermurah hati mengampuni dosa orang-orang yang beriman dan menyelamatkan mereka dari neraka.

    ”Islam adalah agama cinta, kasih sayang, dan toleran, dan pesannya dikirim oleh Tuhan Yang Mahakuasa sebagai rahmat bagi semua umat manusia,” demikian pesan Raja Salman yang dibacakan Menteri Kebudayaan dan Informasi Saudi Adel Al-Toraifi di stasiun televisi pada Kamis, 18 Juni 2015.

    Pesan lain Raja Salman adalah libur Lebaran selama 12 hari bagi pegawai pemerintah untuk merayakan Idul Fitri. Para pegawai semua departemen diliburkan pada 17-28 Juli 2015.

    “Kantor-kantor pemerintah akan kembali bekerja pada Rabu, 29 Juli,” demikian pernyataan Raja Salman. Dalam surat edaran juga disampaikan, selama bulan Ramadan, jam kerja dikurangi. Semua departemen pemerintah hanya bekerja lima jam setiap hari, mulai jam 10 pagi hingga 3 sore.

    Arab Saudi yang luasnya 2.240.000 kilometer persegi memiliki penduduk 30 juta jiwa. Termasuk sembilan juta warga negara asing yang sebagian besar berasal dari Asia.

    EMIRATES 24/7 | ARABNEWS | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.