Jagal ISIS Itu Ternyata Warga Kelas Menengah Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jihadi John, pria yang menjadi algojo dalam video pemenggalan ISIS, diduga warga Inggris bernama Mohammed Emwazi. Foto di sebelah kiri adalah foto Mohammed Emwazi saat masih bersekolah, dan disebelahnya adalah penampilan Jihadi John dalam video ISIS. Cbsnews.com/REUTERS

    Jihadi John, pria yang menjadi algojo dalam video pemenggalan ISIS, diduga warga Inggris bernama Mohammed Emwazi. Foto di sebelah kiri adalah foto Mohammed Emwazi saat masih bersekolah, dan disebelahnya adalah penampilan Jihadi John dalam video ISIS. Cbsnews.com/REUTERS

    TEMPO.CO, London - Teka-teki sosok jagal kelompok milisi negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) akhirnya terungkap.  Pria yang dijuluki "John Jihad" kerap tampil di video yang dirilis ISIS dengan berpakaian warna hitam menutupi seluruh tubuh. Hanya sepasang mata yang terlihat. Dia fasih berbahasa Inggris.

    Dikutip dari Washington Post, 26 Februari 2015, pria itu bernama Mohammed Emwazi, warga negara Inggris kelahiran Kuwait, berasal dari keluarga kelas menengah yang tinggal di kawasan barat London, dan lulusan program komputer dari Universitas Westminster.

    Informasi tentang identitas jagal ISIS ini dibenarkan oleh sejumlah teman dan keluarganya.  "Saya tak ragu Johan Jihad itu adalah Mohammed," kata satu teman dekat Emwazi. "Dia itu sudah seperti saudara saya. Saya yakin itu dia."

    Satu organisasi hak asasi manusia Inggris (CAGE) juga pernah berkomunikasi dengan Emwazi sebelum ia meninggalkan London menuju Suriah. "Sungguh sangat mirip," kata Asim Qureshi, Direktur Riset CAGE, ketika menyaksikan sejumlah tayangan video tentang Johan Jihad. 

    Dia diduga menjadi radikal setelah mengunjungi Tanzania usai lulus dari kuliah. Seorang teman dekat jagal ISIS ini mengatakan Emwazi putus asa dengan situasi yang dihadapinya di London. Emwazi beberapa kali ditangkap dan dilarang ke luar negeri atas sejumlah kasus yang diduga terkait dengan aktivitasnya dengan beberapa jaringan ekstrimis.

    Emwazi diyakini sebagai pelaku pembantaian jurnalis Amerika Serikat, James Foley dan jurnalis Steven Sotloff, serta pekerjaan kemanusiaan Inggris, David Haines dan Alan Henning. Ia juga diduga menyiksa sejumlah tahanan ISIS.

    WASHINGTON POST | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.