Kapten Costa Concordia Lawan Putusan Hakim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapten kapal Costa Concordia  Francesco Schettino, menghadiri persidangan pada tanggal 2 Desember 2014 di Grosseto. Kapten kapal  Francesco Schettino, merupakan dijuluki salah satu pria paling dibenci di Itali oleh media lokal. Francesco dituntut 20 tahun penjara oleh pengadilan setempat. GIUSEPPE CACACE/Getty Images

    Kapten kapal Costa Concordia Francesco Schettino, menghadiri persidangan pada tanggal 2 Desember 2014 di Grosseto. Kapten kapal Francesco Schettino, merupakan dijuluki salah satu pria paling dibenci di Itali oleh media lokal. Francesco dituntut 20 tahun penjara oleh pengadilan setempat. GIUSEPPE CACACE/Getty Images

    TEMPO.CO, Tuscan - Kapten kapal pesiar mewah Costa Concordia, Francesco Schettino, 54 tahun, dihukum 16 tahun penjara karena dianggap bersalah atas karamnya kapal mewah itu setelah menabrak karang di Pulau Tuscan, Giglio, pada 2012.

    Schettino, yang dijuluki media di Italia sebagai "Kapten Pengecut", diputus bersalah atas tewasnya 32 penumpang--termasuk seorang balita--lari meninggalkan kapal, dan menyebabkan bencana di laut.

    Panel hakim mengadili kapten kapal mewah Costa Concordia, yang karam dengan membawa 4.200 penumpang dan awak kapal. Atas putusan panel hakim, Schettino mengajukan permohonan banding ke pengadilan Italia. Ia menyatakan telah melakukan tugasnya.

    Schettino kemudian menyalahkan juru mudi, warga negara Indonesia, yang dianggap tidak mengerti perintahnya sebelum dan setelah terjadi tabrakan.

    Ia merasa dijadikan kambing hitam oleh aparat terkait dan Costa Cruises, perusahaan asal Italia pemilik Costa Concordia "Kepala saya dikorbankan untuk melayani kepentingan ekonomi," katanya seperti dikutip dari Telegraph, Kamis, 11 Februari 2015.

    Dalam kasus karamnya Costa Concordia, hanya Schettino yang diadili. Sedangkan lima pejabat yang juga dianggap bertanggung jawab atas karamnya kapal ini dibebaskan setelah Costa Cruises membayar satu juta euro atau sekitar Rp 14, 49 miliar.

    Saat kapal menabrak karang, kapten kapal Costa Concordia, Francesco Schettino, disebut-sebut tengah menghabiskan malam bersama seorang wanita. Belakangan, berdasarkan rekaman video, penyelidikan mulai mengarah pada jati diri sang wanita yang diketahui berasal dari Moldova. Domnica Cermontan nama wanita itu.

    Cermontan, 25 tahun, adalah salah seorang penumpang kapal. Dia dipanggil untuk ditanyai tentang apa yang terjadi malam itu dan mengapa Schettino gagal memprediksi kapal bakal menabrak karang. 

    Dari mana penyidik tahu nama sang perempuan? Ternyata Schettino sendirilah yang menyebutkannya.

    TELEGRAPH | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.