Minggu, 18 November 2018

Apa Kata Media Asing Soal Pelantikan Jokowi?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Jokowi-JK menyalakan lilin bersama dalam aksi Geruduk, di Bundaran HI, Jakarta, 18 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pendukung Jokowi-JK menyalakan lilin bersama dalam aksi Geruduk, di Bundaran HI, Jakarta, 18 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam hitungan jam, Joko Widodo akan segera resmi menjadi Presiden Republik Indonesia ketujuh. Acara pelantikan ini bahkan menjadi sorotan sejumlah media internasional. Banyaknya perhatian media terhadap pelantikan Jokowi ini karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu adalah pribadi yang sederhana

    "Sikapnya yang gesit dan kemampuan untuk menjangkau orang-orang biasa serta selalu menunjukkan perhatian yang tulus membuat Jokwoi disanjung. Dia berhasil menciptakan momen baru dan kegembiraan bagi masyarakat Indonesia," tulis ABC Net, Senin, 20 Oktober 2014, yang menyebut Jokowi sebagai "presiden dari orang biasa".

    Sementara itu, situs Channel News Asia menulis, Jokowi adalah "pemimpin Indonesia pertama yang terlepas dari 'akar' kuat dari (mantan presiden) Soeharto yang siap menetapkan agenda reformasi yang berani".

    Situs Asia One juga menyoroti pesta rakyat yang digelar selama pelantikan berlangsung. Makanan gratis dan konser menjadi fokus Asia One. Media itu meyebut pelantikan ini sebagai pesta meriah.

    "Lebih dari 600 penjual makanan mendaftarkan diri mereka sendiri untuk memberikan bakso, mi, siomay, dan jenis-jenis makanan ringan lainnya secara gratis kepada pengunjung. Pelantikan juga akan dihadiri oleh band rock terbesar di negara itu, Slank," tulis Asia One.

    Sejumlah pemimpin negara seperti Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Menteri Luar Amerika Serikat John Kerry, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak diperkirakan akan hadir. Acara pelantikan akan digelar di gedung parlemen pada pukul 10.00 WIB.

    RINDU P. HESTYA | ABC NET | CHANNEL NEWS ASIA | ASIA ONE


    Berita Lain:
    Jokowi Diminta Naikkan Anggaran AIDS, TB, dan Malaria
    Mantan Pilot Irak Latih ISIS Terbangkan Jet Temp


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.