Perundingan Alot, Gencatan Senjata Gaza Ditambah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tentara Israel menjaga mantan Presiden Israel Shimon Peres (tengah) dan Gubernur New York Andrew Cuomo saat berkunjung menuju terowongan  di perbatasan Gaza (14/8). REUTERS/Amir Cohen

    Seorang tentara Israel menjaga mantan Presiden Israel Shimon Peres (tengah) dan Gubernur New York Andrew Cuomo saat berkunjung menuju terowongan di perbatasan Gaza (14/8). REUTERS/Amir Cohen

    TEMPO.COKairo – Perundingan antara Palestina dan Israel di Kairo, Mesir, yang dibarengi gencatan senjata selama lima hari belum menemui kesepakatan antara kedua belah pihak. Mereka pun memutuskan untuk memperpanjang gencatan senjata selama 24 jam ke depan. (Baca: Gencatan Senjata di Gaza Diperpanjang 5 Hari)

    Mengutip laporan BBC, Selasa, 19 Agustus 2014, melalui perpanjangan masa gencatan senjata, delegasi Palestina dan Israel diharapkan bisa meneruskan negosiasi untuk gencatan senjata secara permanen.

    Dalam perundingan yang dimediasi oleh Kairo, delegasi Palestina, Qais Abdul Karim, menyatakan bahwa pihak Israel meminta jaminan untuk melucuti milisi Hamas dan faksi-faksi lainnya di Gaza. Adapun pihak Palestina meminta pemerintah Israel dan Mesir membuka blokade Gaza tanpa syarat. (Baca: Sekjen PBB Frustrasi Hadapi Israel-Hamas)

    Namun, sejauh ini Hamas menegaskan tidak akan menyerahkan senjata mereka. Adapun Israel juga berkeras tidak akan membuka blokade Gaza sepenuhnya karena khawatir milisi Hamas akan memanfaatkan perbatasan yang terbuka untuk menyelundupkan senjata.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler

    Wilayah Kekuasaan ISIS Sudah Seluas Inggris
    Mengapa ISIS Lebih Hebat dari Al-Qaeda?
    Pasukan Kurdi Rebut Bendungan Mosul dari ISIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.