Malaysia Airlines Diduga Jatuh di Tenggara Vietnam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar satelit Cina. dailymail.co.uk

    Gambar satelit Cina. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Beijing - Harapan mulai muncul dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH 370 yang hilang dalam perjalanan Kuala Lumpur-Beijing. Sebuah citra satelit menunjukkan kemungkinan puing-puing dari pesawat itu, yang dirilis pada situs web pemerintah Cina.

    Gambar-gambar itu diambil di sekitar pukul 11.00 pada Minggu, tetapi dirilis pada Rabu. Dalam gambar itu terlihat tiga benda mengambang dalam berbagai ukuran, yang terbesar sekitar 24 meter, situs teknologi pertahanan nasional Cina melaporkan. Gambar yang belum diverifikasi di lapangan ini jika benar bisa memberikan titik terang bagi pencarian pesawat. Malaysia Airlines yang nahas menghilang Sabtu dinihari dengan 239 orang di atasnya.

    Namun, beda dengan dugaan baru bahwa pesawat Malaysia Airlines kemungkinan jatuh di Selat Malaka, foto ini menunjukkan objek berada di laut lepas ujung selatan Vietnam dan timur Malaysia, dekat jalur penerbangan asli pesawat.

    Pada Rabu malam dilaporkan bahwa pesawat itu kemungkinan terbakar dan jatuh ke laut di tenggara Vietnam. The New Zealand Herald mengutip sebuah surat dari seorang pekerja rig minyak yang mengaku melihatnya.

    Mike McKay mengatakan dalam e-mail-nya bahwa ia telah mengamati pesawat terbakar pada ketinggian. "Saya percaya itu pesawat Malaysia Airlines karena waktunya cocok," katanya. "Saya mencoba untuk menghubungi para pejabat Malaysia dan Vietnam beberapa hari lalu, tapi tak tahu apakah pesan telah diterima atau tidak."

    McKay mengatakan ia berada di rig minyak Songa Mercur di lepas pantai tenggara Vietnam. Ketika ia mengamati, pesawat itu tampaknya dalam keadaan utuh, katanya.

    Ini bukan pertama kalinya pihak berwenang mengumumkan penampakan benda asing. Sebelumnya, mereka mengumumkan penemuan tumpahan minyak yang mereka klaim dapat dikaitkan dengan pesawat Malaysia Airlines yang hilang. Pada saat yang sama, pejabat senior pertahanan Amerika Serikat mengatakan bahwa satelit mereka tidak membaca tanda-tanda kecelakaan.

    Kata-kata terakhir dari kopilot jet Malaysia Airlines sebelum menghilang lima hari lalu itu adalah, "Baiklah, selamat malam" saat menanggapi pengendali lalu lintas udara Malaysia. Saat itu, pengendali udara menyatakan penerbangan itu memasuki wilayah udara Vietnam dan pengendali lalu lintas udara dari Kota Ho Chi Minh akan mengambil alih.

    Duta Besar Malaysia untuk Cina mengungkapkan kata-kata terakhir itu setelah ditekan oleh kerabat penumpang asal Cina. Namun, ia mengatakan sekarang bukan waktunya untuk mengungkapkan transmisi terakhir pesawat dengan menara kontrol, tapi menemukan pesawatnya.

    Malaysia menuai kritikan terkait penanganan masalah ini. Para pejabatnya, tulis banyak media, memberikan informasi yang saling bertentangan dan membingungkan terkait lokasi terakhir pesawat Malaysia Airlines. 

    GUARDIAN | TRIP B

    Topik terhangat:

    Ade Sara | Malaysia Airlines | Kasus Century | Jokowi | Anas Urbaningrum

    Berita terkait
    Infografis :Kemungkinan Penyebab Hilangnya Malaysia Airlines MH370
    Infografis : Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines
    Pilot Malaysia Airlines Tak Pernah Kontak Vietnam
    Pesawat Malaysia Airlines Sempat Kirim Data Mesin 




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.