25 Provinsi di Cina Diselimuti Kabut Asap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah orang mengendarai sepeda saat kondisi dipenuhi kabut di Daqing, Cina, Senin (21/10). Ini adalah kondisi polusi udara tertinggi yang tercatat dalam sejarah Cina. REUTERS/Stringer

    Sejumlah orang mengendarai sepeda saat kondisi dipenuhi kabut di Daqing, Cina, Senin (21/10). Ini adalah kondisi polusi udara tertinggi yang tercatat dalam sejarah Cina. REUTERS/Stringer

    TEMPO.COBeijing – Departemen Perlindungan Lingkungan Cina mencatat pada Rabu, 4 Desember 2013, sebagian besar wilayah Cina tertutup kabut dan asap akibat kondisi atmosfer yang stagnan. Ini merupakan imbas dari pencemaran udara akibat pesatnya pertumbuhan ekonomi di Cina.

    Seperti dikutip Want China Times, kabut asap ini bahkan sudah menutupi 25 provinsi di Negeri Tirai Bambu ini. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung sampai Ahad, 8 Desember 2013.

    Pusat Meteorologi Nasional menyebutkan, sebagian besar wilayah Cina timur dan selatan dilaporkan diselimuti kabut tipis. Sementara kabut tebal melanda Sichuan Basin, Provinsi Guizhou, Provinsi Yunnan, Provinsi Anhui, Provinsi Fujian, dan Provinsi Xinjiang

    Minimnya aliran udara horizontal dan vertikal membuat asap knalpot dan polutan yang tercipta sulit untuk menguap. Kondisi inilah yang akhirnya membuat Cina terperangkap di dalam tebalnya kabut asap.

    Akibatnya, sejumlah sekolah di beberapa wilayah harus diliburkan. Anak-anak diminta untuk tidak melakukan kegiatan di luar ruangan. Bahkan, pihak berwenang di Qingdaom, Provinsi Shandong, sempat melarang kendaraan tertentu dioperasikaan.

    ANINGTIAS JATMIKA | WCT

    Topik Terhangat
    Mandela Wafat | Blusukan di Tahanan KPK | Kasus Sitok | Paul Walker | Jokowi Nyapres

    Berita Terpopuler
    Sophia Latjuba, dari Foto Topless hingga Produser

    Setelah Tabrakan, Paul Walker Bertahan Beberapa Detik

    Soal Saltum, Bukan Monopoli Agnes Monica 

    Agnes Monica Lebih Pede dengan Kostum Mini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.