Survei: Publik AS Marah Pemerintahan 'Shutdown'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Barack Obama berhenti sejenak sebelum memberikan keterangan mengenai perdebatan anggaran dana darurat tambahan dari Brady Press Briefing Room di Gedung Putih, Washington, Senin (30/9). Obama meningkatkan tekanan kepada Partai Republik untuk menghindari ditutupnya pemerintahan selepas tengah malam. AP/Susan Walsh

    Presiden Amerika Serikat Barack Obama berhenti sejenak sebelum memberikan keterangan mengenai perdebatan anggaran dana darurat tambahan dari Brady Press Briefing Room di Gedung Putih, Washington, Senin (30/9). Obama meningkatkan tekanan kepada Partai Republik untuk menghindari ditutupnya pemerintahan selepas tengah malam. AP/Susan Walsh

    TEMPO.CO , Washington: Sembilan dari sepuluh warga Amerika tak suka keputusan shutdown pemerintahan Amerika Serikat. Berdasarkan hasil jajak pendapat terbaru yang dirilis stasiun televise CBS News. sebagian orang bahkan marah atas penutupan sementara kantor-kantor pemerintahan tersebut.

    CBS News merilis hasil polling itu pada Kamis, 3 Oktober 2013, malam waktu setempat. Jajak pendapat ini melibatkan 1.021 responden dengan tingkat kesalahan atau margin of error 3 persen.

    Hasilnya, sebanyak 87 persen warga Amerika tak senang dengan shutdown. Dari mereka yang tak senang itu, sebanyak 44 persen tidak puas, dan 43 persen marah. Jumlah responden yang menyatakan marah ini menunjukkan angka tertinggi sejak CBS News menanyakan prihal kepuasan publik Amerika atas kebijakan Washington sejak Maret 2010.

    Xinhua, Sabtu, 5 Oktober 2013, melansir bahwa publik berdasarkan jajak pendapat itu lebih menyalahkan anggota Partai Republik di DPR daripada Presiden Barrack Obama dan Partai Demokrat. Sebanyak 44 persen publik Amerika menyalahkan Republikan dari kejadian tersebut. Angka ini lebih tinggi sembilan persen ketimbang publik yang mengalahkan Obama dan Demokrat.

    Sedangkan sebanyak 72 persen publik Amerika menolak cara anggota Republik menangani negosiasi anggaran, sementara yang menolak cara Obama dan Demokrat hanya 61 persen. Jajak pendapat juga menunjukkan 72 persen orang Amerika menolak shutdown karena perbedaan antara Republik dan Demokrat soal undang-undang jaminan kesehatan atau Obamacare.

    XINHUA | AMIRULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.