Tentara India dan Pakistan Bentrok di Kashmir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menangkap seorang aktivis dari Gerakan Massa Jammu Kashmir saat protes di Srinagar, India, Rabu (17/6). Protes dipicu oleh kematian dua perempuan muda, penduduk setempat yang diperkosa dan dibunuh oleh tentara India. AP Foto/Mukhtar Khan

    Polisi menangkap seorang aktivis dari Gerakan Massa Jammu Kashmir saat protes di Srinagar, India, Rabu (17/6). Protes dipicu oleh kematian dua perempuan muda, penduduk setempat yang diperkosa dan dibunuh oleh tentara India. AP Foto/Mukhtar Khan

    TEMPO.CO, Kashmir - Tentara India dan Pakistan terlibat bentrokan dekat perbatasan Garis Kontrol di daerah yang dipersengketakan kedua negara, Kashmir, Minggu, 6 Januari 2013, pagi. Insiden ini menewaskan satu tentara Pakistan dan melukai satu orang lainnya.

    Militer Pakistan mengatakan tentara India melintasi garis kontrol dan menyerang pos pemeriksaan bernama Sawan Patra, di Haji Pir Pass. Daerah ini berada di sebelah selatan dari jalan utama dari Muzaffarabad di wilayah Kashmir yang dikontrol Pakistan menuju Srinagar, wilayah Kasmir yang berada dalam administrasi India.

    "Militer Pakistan memberi respon efektif atas serangan itu," kata juru bicara Militer Pakistan, sambil menambahkan bahwa pasukan Indian meninggalkan sejumlah senjatanya saat mundur.

    Sebaliknya, India menyebut Pakistan yang lebih dulu melakukan penyerangan di daerah yang sudah menjadi sengketa selama lebih dari 60 tahun.

    Juru bicara Militer India, Kolonel Jagadish Dahiya mengatakan serangan itu sebagai balasan atas pelanggaran genjatan senjata oleh Pakistan. "Tak satu pun pasukan kami melintasi Garis Kontrol. Tak ada pasukan kami yang mati atau cedera," kata dia.

    Genjatan senjata soal Kashmir terjadi akhir 2003. Namun India menangguhkan proses perdamaian menyusul terjadinya serangan oleh militan yang berbasis di Pakistan ke Mumbai, 2008 lalu. Negosiasi kembali dilanjutkan Februari tahun lalu.

    BBC | RAJU FEBRIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.