Roket dari Mesir Hantam Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap membubung dalam sebuah ledakan dari serangan tentara Israel di Kota Gaza, Sabtu (17/11). AP/Hatem Moussa

    Asap membubung dalam sebuah ledakan dari serangan tentara Israel di Kota Gaza, Sabtu (17/11). AP/Hatem Moussa

    TEMPO.CO, Tel Aviv - Dua surat kabar besar di Israel memberitakan telah terjadi serangan roket di Israel, yang ditembakkan dari wilayah Mesir.

    "Para teroris di Semenanjung Sinai telah menembakkan roket-roket ke Israel pada Jumat malam," tulis Jerusalem Post. "Roket-roket tersebut jatuh dekat sebuah kampung di tepi selatan Israel, menyebabkan beberapa kerusakan, tapi tak ada yang terluka."

    Surat kabar lainnya, harian Haaretz, melaporkan, "Roket-roket ditembakkan dari Mesir ke wilayah Eshkol." Tapi tampaknya serangan-serangan pada Jumat, 16 November 2012 tersebut tidak sampai menyebabkan kerusakan yang berarti.

    Serangan dari arah Mesir itu terjadi sehari setelah sebuah roket jatuh dekat Tel Aviv. Pada hari yang sama, Jerusalem menjadi target serangan roket pihak Hamas di Jalur Gaza.

    "Setelah Tel Aviv, ibu kota negara juga diserang: sebuah sirene tanda serangan udara telah berbunyi di Jerusalem dan di permukiman-permukiman sekitarnya pada Jumat malam. Setelah penduduk melaporkan mendengar bunyi ledakan, pihak keamanan menyatakan sebuah roket telah jatuh di wilayah Gush Etzion," tulis Ynet. Dilaporkan juga, ini merupakan sirene pertama di wilayah tersebut sejak angkatan bersenjata Isrel atau IDF menyerang Gaza.

    Weekly Standard | PHILIPUS PARERA

    Berita Terkait:

    Prancis Serukan Gencatan Senjata Israel-Palestina

    AS-Inggris Peringatkan Risiko Perang Darat Israel

    Militer Israel Siapkan Operasi Bawah Tanah

    Dari Bunderan HI, Aksi Gaza ke Kedutaan Amerika

    Gencatan Senjata Israel-Palestina Gagal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.