Nasib Obama dan Romney Ditentukan di Debat Final

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitt Romney (kiri) dan Barack Obama (kanan). REUTERS/Lucas Jackson

    Mitt Romney (kiri) dan Barack Obama (kanan). REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO.CO, Boca Raton, Florida - Debat kampanye presiden terakhir antara Barack Obama dan Mitt Romney pada Senin malam waktu setempat, 22 Oktober 2012, akan menjadi penentu nasib keduanya pada saat pemilihan (Election Day).

    Ini merupakan kesempatan terakhir keduanya sebelum memasuki hari pemilihan dua pekan lagi. Debat terakhir ini berkaitan dengan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

    Salah sedikit saja, dampaknya bisa berakibat fatal dalam beberapa hari ke depan, hari-hari yang menentukan menjelang pemilihan. Penampilan yang meyakinkan akan berbalik menjadi kemenangan pada saat pemilihan nanti.

    Polling yang dilakukan NBC News/Wall Street Journal pada Minggu, 21 Oktober 2012, menunjukkan Obama dan Romney mendapat 47 persen suara. Survei yang dilakukan Suffolk University pada Senin juga menunjukkan keduanya sama-sama mendapat 47 persen suara. Sedangkan survei-survei lainnya menunjukkan Obama sedikit lebih tinggi.

    Presiden Barack Obama dan Mitt Romney saat ini tengah melakukan debat presiden terakhir di Lynn University Boca Raton, Palm Beach County, Florida. Acara debat selama 90 menit ini dipandu Bob Schieffer dari CBS News.

    Debat presiden bulan ini merupakan hal yang sangat penting dalam sejarah kampanye modern saat ini. Romney masuk dalam debat ini sebagai calon presiden yang tadinya tidak diperhitungkan. Tapi, begitu ia tampil meyakinkan dalam debat yang pertama, namanya langsung melejit dan disebut-sebut bisa menjadi Presiden Amerika Serikat berikutnya.

    Tema debat pada Senin malam waktu setempat ini adalah kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Topik yang sangat penting bagi calon presiden yang nantinya akan menjadi panglima militer di negara adikuasa itu.

    Obama jelas menampilkan keberhasilannya menangkap dan menembak mati Osama bin Laden pada 2011. Sedangkan Romney akan menyoroti kelemahan-kelemahan dalam kebijakan luar negeri pemerintahan Obama.

    Romney menyoroti kelemahan kebijakan luar negeri pemerintahan Obama terhadap Iran. Juga cara pemerintahan Obama menangani serangan teror di Libya.

    Pada Senin siang, Romney merilis video kampanye di Web berjudul “Healed?”. Jelas ini seperti menyindir kampanye Obama pada 2008 untuk menyembuhkan dunia dari kekerasan, terutama di Timur Tengah.

    Sedangkan Obama meluncurkan seri video pendek yang menggambarkan keberhasilan-keberhasilan Obama dalam kebijakan luar negerinya.

    FOXNEWS | GRACE S. GANDHI

    Berita Terkait:
    Ini Kota Paling Berbahaya di Amerika

    Ditanya Soal Jadi Capres 2016, Ini Jawaban Hillary

    Survei Debat Kedua Obama Menang

    Debat Putaran Kedua, Obama Melawan Balik

    Dua Obat Lagi Dikaitkan Wabah Meningitis di AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.