Hosni Mubarak Dikabarkan Alami Serangan Jantung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mubarak Bantah Semua Dakwaan

    Mubarak Bantah Semua Dakwaan

    TEMPO.CO , Kairo - Media pemerintah Mesir mengatakan Hosni Mubarak mengalami  serangan jantung hari ini hanya beberapa saat setelah diberitahu dia akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara. Mantan penguasa mesir selama 30 tahun ini dijatuhi hukuman setelah dinyatakan bersalah terlibat dalam pembunuhan demonstran selama pemberontakan di negara itu.

    Mubarak, ditaruh di atas tandu rumah sakit dan memakai kacamata hitam, mendengar vonis dengan ekspresi dingin. Dia didorong ke 'kandang' yang digunakan dalam ruang sidang Mesir, sedangkan terdakwa lainnya berdiri.

    Televisi negara dan kantor berita resmi negeri itu menyatakan pria 84 tahun segera dibawa ke rumah sakit dengan helikopter. Mantan presiden Mesir ini menerima perawatan rumah sakit di Sharm El Sheikh setelah panggilan dari pengadilan dikeluarkan untuk dia dan anak-anaknya.

    Sebulan terakhir, Mubarak telah ditahan di presidential suite di sebuah rumah sakit di pinggiran Kairo. Dokter menyatakan dia dalam kondisi lemah dan telah kehilangan berat badan akibat selalu menolak makan. Mereka juga mengatakan ia menderita depresi berat.

    Surat kabar The Times hari ini melaporkan bahwa Mubarak bahkan meminta dokter untuk memberinya obat secara overdosis.

    Para demonstran di luar pengadilan, banyak dari mereka telah menuntut hukuman mati bagi Mubarak, menyambut vonis dengan kembang api dan teriakan 'Allahu Akbar' yang berarti Allah Maha Besar.

    Soha Saeed, istri salah satu dari sekitar 850 orang yang tewas dalam pemberontakan berteriak, "Aku sangat bahagia. Saya sangat senang."

    Di pengadilan, beberapa orang yang menginginkan hukuman mati bentrok dengan penjaga, mengutuk pengadilan sebagai masih berada di dalam 'era Mubarak'.

    TRIP B | NEWS.COM.AU | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.