Qadhafi Diduga ke Aljazair dengan Mercedes Antipeluru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pejuang pemberontak menginjak poster pemimpin Libya Muammar Gaddafi di Tripoli. REUTERS/Anis Mili

    Seorang pejuang pemberontak menginjak poster pemimpin Libya Muammar Gaddafi di Tripoli. REUTERS/Anis Mili

    TEMPO Interaktif, Kairo - Konvoi enam mobil antipeluru dari Libya memasuki Ghadames, sebuah kota perbatasan di wilayah Aljazair. Kantor berita Mesir, MENA, melaporkan kemungkinan kendaraan tersebut membawa para pejabat Libya serta pemimpin Libya Muammar Qadhafi dan anaknya.

    MENA melaporkan enam kendaraan Mercedes antipeluru itu memasuki Ghadames pasa Jumat pagi lalu. MENA mengutip satu sumber di dewan militer Libya.

    Sumber yang dikutip MENA mengatakan konvoi itu dikawal oleh pasukan pro-pemerintah sampai memasuki Aljazair. Pemberontak tidak dapat mengejar kendaraan-kendaraan itu karena mereka kekurangan amunisi dan peralatan.

    "Kami kira mereka (mobil-mobil itu) membawa para pejabat tinggi Libya, mungkin Qadhafi dan putra-putranya," kata sumber itu.

    Pemberontak Libya berhasil masuk ke Tripoli pekan lalu. Sejak itulah Qadhafi diburu. Bagi siapa pun yang berhasil menangkap atau membunuh pria 69 tahun itu akan diganjar imbalan Rp 14 miliar.

    Selain pemberontak, Prancis, Inggris, dan sejumlah negara Arab telah menerjunkan agen-agennya untuk meringkus Sang Kolonel. Ia diburu setelah lolos dari serbuan pasukan pemberontak yang menerabas kompleks tempat tinggal dia di Bab Al-Aziziya, Selasa pekan lalu.

    Adapun Pemerintah Aljazair membantah laporan MENA. "Informasi itu tidak memiliki dasar yang kuat. Kami membantahnya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Aljazair seperti dikutip dari kantor berita Aljazair, APS.

    SYDNEY MORNING HERALD | REUTERS | POERNOMO G. RIDHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.