Prancis Akui Memberi Pemberontak Libya Senjata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan  pemberontak berkumpul saat  menghindari serangan rudal bertubi tubi pihak pasukan Qadhafi  ke kota Ajdabiya di perbatasan Kota Ajdabiya-Benghazi, Libya, Minggu (10/4). TEMPO/Arie Basuki

    Pasukan pemberontak berkumpul saat menghindari serangan rudal bertubi tubi pihak pasukan Qadhafi ke kota Ajdabiya di perbatasan Kota Ajdabiya-Benghazi, Libya, Minggu (10/4). TEMPO/Arie Basuki

     TEMPO Interaktif, Paris - Prancis mengakui menyuplai senjata kepada pemberontak di Libya. Senjata-senjata itu dijatuhkan dari pesawat kepada pemberontak di bagian barat Libya awal Juni lalu. 

    Juru Bicara Staf Umum Prancis, Kolonel Thierry Burkhard kepada Al-Jazeera, Rabu 29 Juni 2011, menyatakan pihak militer Prancis telah memberikan senjata serbu, senjata mesin, dan roket peluncur granat kepada kelompok sipil tak bersenjata yang dianggap berada dalam risiko bahaya. 

    Berdasarkan laporan koran Le Figaro dan agen berita AFP, Prancis juga memberikan berton-ton senjata, termasuk roket anti-tank Milan dan kendaraan lapis baja ringan.

    Pemberian senjata oleh Prancis tersebut telah menimbulkan reaksi di Uni Afrika. "Apa yang membuat kami khawatir bukan soal siapa memberikan apa, tetapi senjata-senjata itu didistribusikan kepada berbagai pihak," kata Jean Pin dari Komisi Uni Afrika. Ia memiliki bukti senjata-senjata itu sekarang ada di tangan Al-Qaida dan pedagang senjata. Senjata-senjata itu akan menimbulkan ketidakstabilan di Afrika.

    Sementara itu, kelompok pemberontak Libya mengusai senjumlah daerah dari Nafusa hingga Yafran, sedangkan pendukung Muammar Qadhafi masih menguasai Gharyan, kota kunci di sebelah selatan-utara menuju ibu kota.

    Aqida Swamurti |  Al-Jazeera 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.