Ban Ki Moon dan Obama Kutuk Bom Mesir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ban Ki-moon.  REUTERS/Lucas Jackson

    Ban Ki-moon. REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO Interaktif, New York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-Moon mengutuk serangan bom bunuh diri di Mesir pada Sabtu lalu. Bom bunuh diri di sebuah gereja di Alexandria itu menewaskan 21 orang. 

    "Sekretaris Jenderal mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban juga kepada pemerintah dan rakyat Mesir," kata jurubicara PBB. "Ban ki-Moon juga berharap pemerintah Mesir segera menangkap dalam pengeboman di gereja optik ini." 

    Senada dengan Ban Ki Moon, Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga mengutuk tragedi berdarah tersebut. Pemerintah Amerika Serikat, kata Obama, siap membantu Mesir untuk mengusut pengeboman itu. 

    "Dalam insiden ini tidak menghargai manusia, dia harus dimintai tanggungjawab atas tindakan barbar ini," ujar Obama yang masih berlibur di Hawaii. "Kami terus mengumpulkan informasi, dan siap memberi bantuan bagi Mesir," kata Obama hari ini. 

    Pada Sabtu lalu sebuah bom bunuh diri meledak di gereja umat Kristen Koptik di Alexandria. Menurut pemerintah Mesir, sebanyak 21 orang tewas dan 97 luka-luka. Peristiwa ini terjadi saat gereja dalam keadaan penuh dan umat Kristen tengah beribadah. 

    AP | CNN | PGR 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.