Bom Mobil Meledak di Depan Gereja Mesir, Lima Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kairo - Sebuah bom mobil meledak di luar sebuah gereja sehingga menewaskan sedikitnya lima orang di Kota Alexandria, Mesir, Sabtu (31/12). Menurut petugas keamanan setempat, bom meledak saat para jemaat sedang berkumpul untuk merayakan Tahun Baru.

    Sebanyak delapan orang lainnya terluka akibat ledakan tersebut. Ledakan juga memicu ratusan warga Kristen protes di jalan. Seorang saksi mata mengatakan beberapa warga Kristen dan Muslim saling melempar batu.

    “Kami mengorbankan jiwa dan darah kami untuk Salib,” teriak warga Kristen di dekat gereja Coptic Orthodox dekat ledakan seperti ditirukan saksi mata.

    Jumlah warga Kristen di Mesir yang dihuni mayoritas Muslim mencapai 10 persen dari total 79 juta rakyat Mesir. Ketegangan bisa memicu kekerasan antarumat. Isu sensitif seperti bangunan gereja ataupun hubungan antara dua komunitas bisa melecut konflik.

    Kantor berita Middle East News Agency melaporkan mobil meledak di depan gereja dan dikabarkan ada korban tewas dan terluka. Tetapi Middle East News Agency tidak menyebutkan jumlah korban tewas. Ambulans terlihat bergegas ke lokasi dan para penyelidik menyisir lokasi.

    Kelompok hak asasi manusia Mesir mengatakan jumlah kekerasan berbau agama meningkat di Mesir. Pada November lalu, ratusan warga Kristen bentrok dengan polisi huru hara, begitu juga dengan sebagian warga Muslim yang bergabung, saat protes penghentian pembangunan sebuah gereja. Pemerintah setempat menilai gereja tersebut tidak berizin.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.