Iran Hukum Gantung 11 Militan Sunni  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • illustrasi hukuman gantung

    illustrasi hukuman gantung

    TEMPO Interaktif, Iran - Iran menghukum gantung 11 warga Sunni dari kelompok militan bernama Jundullah (tentara Allah). Mereka dihukum terkait keterlibatannya dalam aksi pengemboman di depan Masjid Imam Hossein Rabu (15/12) lalu. Akibat pengeboman tersebut, 39 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

    Kepala Departemen Keadilan provinsi, Ebrahim Hamidi, mengatakan bahwa ke-11 orang yang digantung tersebut telah disidang secara adil. “Mereka terbukti atas dakwaan korupsi atas bumi, menentang Allah dan Nabi, dan menentang rezim suci republik Islam Iran,” kata Ebrahim. Namun belum dijelaskan keterlibatan ke-11 orang tersebut dalam aksi pengeboman. 

    Ke-11 orang tersebut digantung pada dinihari kemarin waktu setempat di kota Zaheda, ibukota provinsi Sistan-Baluchestan bagian tenggara.

    “Masyarakat provinsi Sistan-Baluchestan, melanjutkan kampanye melawan elemen kejahatan dan ketidak-amanan, telah menggatung 11 orang di penjara Zaheda,” kata seseorang mewakili Kementerian Keadilan.

    Kelompok militan Jundullah didirikan pada tahun 2003. Kelompok ini mengklaim dirinya berperang untuk mempertahankan kultur dan kepercayaan etnis Baluch.

    Mayoritas etnis Baluch menetap di provinsi Sistan-Baluchestan. Sebagai etnis minoritas Sunni, mereka mengatakan bahwa kelompoknya sering mengalami penekanan oleh etnis mayoritas Syiah. Bulan Juni lalu, Iran menghukum mati seorang pimpinan Jundullah bernama Abdolmalek Rigi.

    BBC | ANANDA BADUDU
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.