Amazon Hentikan Hosting Wikileaks  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wikileaks. Foto: nydailynews.com

    Wikileaks. Foto: nydailynews.com

    TEMPO Interaktif, Washington -Di bawah tekanan pemerintah Amerika Serikat, Amazon.com menghentikan hosting bagi WikiLeaks, situs pembocor dokumen rahasia. Amazon.com tidak lagi menyediakan tempat bagi Wikileaks di server mereka. 

    Menurut senator Joe Lieberman, keputusan Amazon adalah keputusan yang tepat. "Wikileaks telah mendistribusikan dokumen rahasia secara ilegal," kata Lieberman. Liberman menyerukan kepada perusahaan atau organisasi lain yang menghosting WikiLeaks untuk segera mengakhiri hubungan dengan mereka. 


    Amazon, dikenal sebagai situs ritel juga merupakan penyedia utama layanan web-hosting, mereka menyewakan ruang di server komputer. Amazon menolak berkomentar soal hubungannya denga Wikileaks. 

    WikiLeaks langsung merespon dan menulis dalam akun twitternya: Server WikiLeaks di Amazon telah dicabut.  Atas dasar kebebasan berpendapat di negara yang bebas -kami akan membelanjakan dolar kami untuk memperkerjakan orang-orang di Eropa. 

    Pemerintah AS sedang menyelidiki WikiLeaks setelah membocorkan dokumen kawat diplomatik pemerintah AS. Mereka marah karena bocornya dokumen diplomatik yang sangat sensitif. 

    Bahkan di AS, ada seruan hukuman mati bagi Kopral Bradley Manning yang diduga orang yang membocorkan dokumen ke WikiLeaks. Saat ini Bradley Manning berada dalam tahanan. 

    Mantan calon presiden Mike Huckabee dan mantan pejabat Pentagon KT McFarland juga termasuk yang marah. Mereka mengatakan semua yang terlibat harus dihukum setimpal karena telah membocorkan informasi yang membahayakan negara. 

    Sedangkan Sarah Palin, yang kemungkinan besar mencalonkan diri untuk presiden Amerika tahun 2012, menyerukan agar Julian Assange, pendiri WikiLeaks,  diburu karena dia sama bahayanya dengan pemimpin al-Qaeda dan Taliban. 

    Pemerintahan Obama mengatakan bahwa ia "sangat menyesalkan" kebocoran kawat diplomatik ini. Obama berjanji akan mengambil langkah tegas dalam kasus ini. 

    TELEGRAPH | MARIA C 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.