Korea Utara Siapkan Rudal, Cina Inginkan Perundingan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berada di tempat perlindungan bawah tanah di Pulau Yeonpyeong, Korea Selatan. AP/David Guttenfelder

    Warga berada di tempat perlindungan bawah tanah di Pulau Yeonpyeong, Korea Selatan. AP/David Guttenfelder

    TEMPO Interaktif, Yeonpyeong -Seiring ketegangan di Semenanjun Korea, Korea Utara hari ini (Minggu, 28/11) telah menempatkan misil-misil permukaan ke permukaan di basis-basis peluncuran di kawasan Laut Kuning. Demikian disebutkan oleh kantor berita Yonhap. Saat yang sama Amerika Serikat dan Korea Selatan memulai latihan perang dan Cina mendesak perundingan darurat.

    Cina menegaskan bahwa perundingan tidak akan berlangsung sampai kembalinya pembicaraan perlucutan senjata enam pihak dengan Korea Utara yang dua tahun lalu keluar dan dinyatakan mandek.

    Korea Selatan mengatakan akan mempertimbangkan dengan seksama saran dari Cina. Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak bilang kepada kunjungan delegasi Cina bahwa Beijing, satu-satunya sekutu utama Korea Utara, yang secara tradisional enggan untuk mengkritik rezim, harus berbuat lebih banyak untuk membantu.

    Cina, yang telah setuju dengan Korea Selatan bahwa situasi itu "mengkhawatirkan", menganjurkan pembicaraan darurat pada awal bulan Desember antara Utara dan Korea Selatan, yang difasilitasi Cina, Amerika Serikat, Jepang dan Rusia.

    Jepang tak berkomitmen. "Kami ingin menanggapi dengan hati-hati saat bekerja sama dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat," kata Menteri Sekretaris Kabinet, Tetsuro Fukuyama seperti dikutip Kyodo News, hari ini di Tokyo.

    Reuters | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.