Ratusan Warga Filipina Dievakuasi Jelang Badai Megi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim SAR Filipina berlatih menghadapi Badai Topan Megi yang diperkirakan menerjang Filipina (17/10). AP

    Tim SAR Filipina berlatih menghadapi Badai Topan Megi yang diperkirakan menerjang Filipina (17/10). AP

    TEMPO Interaktif, Manila -Para pejabat Filipina siang ini mulai mengevakuasi warga di desa pesisir kawasan timur laut Filipina karena kedatangan badai kuat Megi. Demikian semalam disebutkan di Manila.

    Badai Topan Megi, terkuat dari 10 badai tahun ini yang telah menghempas Filipina, punya kecepatan angin hingga 195 kilometer perjam. Para peramal cuaca menyebut badai itu menyerang provinsi Cagayan pagi ini.

    Menurut seorang pejabat tinggi tanggap darurat, Benito Ramos, ribuan petugas keamanan dan para sukarelawan telah bersiap sejak kemarin, diantaranya dengan beberapa helikopter, termasuk enam heli pengangkut Chinook yang disediakan Amerika Serikat yang baru saja mengikuti latihan perang dengan tentara Filipina di dekat Manila.

    Beberapa kapal penyelamat dan ribuan paket makanan juga sudah disiapkan di dekat area yang diperkirakan terkena dampak badai itu. Sekolah-sekolah di jalur badai hari ini juga diliburkan.

    Biru cuaca sudah memperingatkan nelayan dan para pelancung untuk keluar dari jalur badai yang berbahaya. “Ini sepert persiapan perang,” tutur Ramos, mantan jendral kepada AP. “Kami sadar pelajaran sebelumnya dan ingin kali ini zero korban.”

    Presiden Benigno Aquino III memecat kepala biro cuaca pada Juli lalu karena gagal memprediksi datangnya sebuah badai topan yang menyerang Manila. Lebih dari 100 orang tewas di Manila dan provinsi sekitar akibat hantaman badai itu.

    AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.