Topan Fanapi Tewaskan 13 Warga di Selatan Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Badai Fanapi menerjang Cina. AP

    Badai Fanapi menerjang Cina. AP

    TEMPO Interaktif, Tiga belas orang dinyatakan tewas dan sedikitnya 34 lainnya hilang akibat badai Fanapi yang menyebabkan banjir serta tanah longsor di selatan Cina. Demikian laporan media setempat.

    Topan tersebut muncul di provinsi Guangdong, Senin, sehari setelah menghantam Taiwan yang menewaskan dua orang dan melukai 100 orang.

    Lima orang di Cina tewas seketika ketika sebuah bendungan jebol akibat dilumat banjir yang ditimbulkan oleh badai. Menurut catatan badan meteorologi setempat, badai ini tergolong terkuat tahun ini.

    Kantor Meteorologi Cina (CMA) meramalkan hujan besar bakal terjadi di beberapa tempat di kawasan tengah dan barat Guandong, Kamis. Badai Fanapi bergerak dengan kecepatan 10 kilometer per jam.

    Pejabat pemerintah lokal, seperti dikutip kantor berita Xinhua, mengatakan lima orang tewas, enam hilang, dan tujuh lainnya cedera setelah sebuah bendungan di Xinyi Yinyan Tin Mine daerah Qianbai jebol.

    Sedangkan di Taiwan, badai Fanapi menewaskan dua oran serta melukai 100 lainnya. Selain itu, badai ini menimbulkan tanah longsor dan banjir yang menewaskan tiga orang, mengubur 12 lainnya, serta menyebabkan tiga orang di Rupingtang hilang.

    Xinhua melaporkan, banjir di Gaozhou menyebabkan dua orang meninggal dan lima orang hilang. Cina merupakan kawasan yang paling kerap kena badai tahunan, namun kali ini paling parah.

    BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.