Menuai Kecaman, Pendeta Terry Jones Jalan Terus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pastor Terry Jones yang berencana membakar Al-Quran pada 11 september 2010. (bbc.com)

    Pastor Terry Jones yang berencana membakar Al-Quran pada 11 september 2010. (bbc.com)

    TEMPO Interaktif, Sebuah gereja Amerika yang berencana membakar Al-Quran pada peringatan 9/11 tidak menggubris kecaman domestik dan internasional. Pendeta Terry Jones berkukuh dengan rencananya untuk membakar Al-Quran.

    Sebelumnya, Panglima Tinggi Amerika Serikat di Afghanistan Jenderal Patraeus menyatakan nyawa tentara Amerika terancam bila gereja Dove World Outreach Center di Florida tetap melakukan rencana membakar Al-Quran. Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan rencana gereja tersebut "merendahkan dan memalukan".

    Sementara itu, Jaksa Agung Amerika Serikat, Eric Holder menyebut rencana Jones sebagai gagasan yang idiotik dan berbahaya. Negara-negara muslim dan anggota NATO juga mengecam rencana ini. Bahkan tahta suci, Vatikan, juga menyatakan kekhawatiran atas rencana membakar al-Quran.

    Namun, panitia rencana ini Pendeta Terry Jones tidak menggubris kecaman tersebut. "Kami harus mengirimkan pesan yang jelas kepada unsur radikal Islam," kata Jones.

    Meski jamaahnya beranggotakan tidak lebih dari 50 orang, rencana gereja di Gainesville, Florida itu menarik perhatian di seluruh dunia. Berbagai aksi unjuk rasa digelar di berbagai negara mengutuk rencana ini.

    BBC I PGR





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.