Dokumen Rahasia Perang Afganistan Dipublikasikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Rodrigo Abd

    AP/Rodrigo Abd

    TEMPO Interaktif, Washington - Sebuah situs whistle blower mempublikasikan lebih dari 90 ribu laporan diplomatik dan militer Amerika Serikat tentang Afganistan antara 2004 dan Januari tahun ini.

    Menurut Julian Assange, pendiri WikiLeaks.org, yang mempublikasikan dokumen itu, laporan pertama menyebutkan data mentah menyangkut perang yang dimiliki militer, termasuk jumlah yang tewas, korban, laporan ancaman dan sejenisnya. Laporan itu mulai dipublikasikan sejak Ahad kemarin.

    “Ini sejarah total perang Afganistan dari 2004 sampai 2010 dengan beberapa pengecualian penting-- pasukan khusus Amerika Serikat, aktivitas CIA dan aktivitas penting lainnya oleh kelompok bukan Amerika” kata Assange seperti dilaporkan hari ini, Senin (26/7).

    Kepada CNN, Assange menolak membeberkan asal muasal dokumen tersebut.  Dia hanya mengklaim dokumen itu membeberkan “kebobrokan” perang, yang mengungkap berapa banyak insiden yang terjadi ditambah dengan jumlah besar korban warga sipil.

    Saat dikonfirmasi oleh CNN, petugas pertahanan mengatakan departemen pertahanan tidak akan mengomentar hal itu sampai Pentagon memiliki kesempatan melihatnya.

    CNN | SUNARIAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.