Kapal Kemanusiaan Libya Ganti Haluan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pekerja sedang memuat barang-barang bantuan ke kapal misi perdamaian untuk Gaza, Amalthea, di pelabuhan Lavri, dekat Athena, Yunani (9/7). AP/Thanassis Stavrakis

    Para pekerja sedang memuat barang-barang bantuan ke kapal misi perdamaian untuk Gaza, Amalthea, di pelabuhan Lavri, dekat Athena, Yunani (9/7). AP/Thanassis Stavrakis

    TEMPO Interaktif, Yerusalem - Kapal misi kemanusiaan asal Libya, Amalthia, kemarin malam akhirnya berganti haluan menuju Pelabuhan Al-Arish, Mesir. Mereka membatalkan pelayaran menuju Jalur Gaza.

    Menurut sejumlah pejabat militer Israel, kapten kapal telah memberitahu akan berlayar ke Al-Arish. Meski begitu, kapal-kapal patroli negara Zionis itu tetap mengawal hingga Amalthia benar-benar berlabuh di sana.

    Namun pemimpin misi dari Qadhafi International Charity adn development Foundation, Yusuf Sanwani, menegaskan akan tetap berusaha tiba di Gaza jika memungkinkan. “Kalau tidak mungkin, kami tidak ingin siapaun dalam bahaya,” katanya kepada stasiun televisi berita berbahasa Arab Aljazeera.

    Amalthia yang merupakan milik Syaiful Islam Qadhafi, putra kedua pemimpin Libya Muammar Qadhafi, membawa sekitar 2.000 ton bantuan bagi warga Gaza yang diisolasi selama tiga tahun. Kapal berbendera Moldova ini juga mengangkut 12 kru dan 15 pegiat perdamaian.

    Times/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.