Selundupkan Mayat dengan Kursi Roda Digagalkan di Bandara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Liverpool – Bandara John Lennon Liverpool heboh. Dua wanita ditangkap setelah diduga mencoba menyelundupkan mayat pada penerbangan dari Inggris ke Jerman.

    Gitta Jarant dan putrinya Anke Anusic, ditangkap karena gagal memberikan pemberitahuan tentang mayat Kurt, suami Jarant. Para tersangka mendorong tubuh mayat pria yang meninggal pada usia 91 tahun itu di kursi roda. Wajah mayat itu mengenakan kacamata hitam dalam upaya untuk menutupi agar seperti masih hidup. Mereka akan terbang menuju Berlin, Jerman.

    Saat berada di bandara, polisi mengatakan, dua wanita, yang berusia 41 tahun dan 66 tahun itu, mengklaim laki-laki yang didorong dengan kursi roda itu sedang tertidur. Sebelumnya, mereka berhasil mengelabui supir taksi saat berangkat dari rumah mereka di Oldham, Greater Manchester menuju bandara.

    Upaya ini menyebabkan dua wanita paruh baya itu diduga menyelundupkan mayat ke Jerman. Namun usaha ini berhasil digagalkan ketika staf bandara curiga dan mulai mengajukan pertanyaan.

    "Dua wanita telah ditangkap karena dicurigai gagal untuk memberikan pemberitahuan kematian,” Juru bicara Kepolisian Greater Manchester. "Mereka telah dibebaskan dengan jaminan sampai dengan 1 Juni 2010.”

    Ibu dan anak ini ditahan Sabtu dan telah dibebaskan dengan jaminan. Mereka tidak dituntut, namun keberangkatan mereka ke Berlin --yang kemungkinan untuk memakamkan Kurk-- batal.


    AP| SKYNEWS| NUR HARYANTO





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.