Pesawat Angkatan Laut Amerika Jatuh di Teluk Persia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar Hawkeye E-2C yang dirilis pada 22 Maret 2010 oleh Angkatan Laut Amerika. AP Photo

    Gambar Hawkeye E-2C yang dirilis pada 22 Maret 2010 oleh Angkatan Laut Amerika. AP Photo

    TEMPO Interaktif, Bahrain - Sebuah pesawat Angkatan Laut Amerika jatuh di kawasan Teluk Persia pada hari Rabu (31/3). Pejabat militer mengatakan, salah satu dari empat awak pesawat dinyatakan hilang.

    Angkatan Laut Amerika dalam pernyataannya mengungkapkan, pencarian dan upaya penyelamatan sedang berjalan. Tiga awak pesawat berhasil diselamatkan.

    Pesawat Hawkeye E-2C, yang terutama digunakan untuk mendeteksi pesawat masuk dalam radar diameter 24-kaki radar diameter, lalu jatuh di Laut Arab Utara. "Terdapat kerusakan mekanik," kata pernyataan itu.

    Pesawat ini digunakan sebagai pesawat pemberi perintah dan fungsi kontrol dan dioperasikan dari kapal induk Amerika, Dwight D. Eisenhower.

    Turut membantu dalam pencarian awak yang hilang selain Eisenhower adalah beberapa pesawat, helikopter dari rudal perusak yang dipandu USS Carney, dan penambahan beberapa kapal.

    Angkatan Laut sedang menyelidiki penyebab kejadian ini.

    E-2 Hawkeye adalah pesawat dengan mesin dan turboprop kembar yang dapat membawa sampai lima anggota awak. Hawkeye menyediakan informasi tentang cuaca dan peringatan dini kondisi udara, di samping untuk pengawasan, koordinasi tempur dan operasi pencarian dan penyelamatan.

    Pesawat ini menggunakan sistem radar komputerisasi dan sensor pengintaian elektronik untuk memberikan peringatan dini dan untuk mengidentifikasi udara dan potensi musuh dan target yang disasar.

    AP | HAYATI MAULANA NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.