Rakyat Burma Kecewa NLD Boikot Pemilu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Aung An Syuu Kyi. (AP Photo/Manish Swarup)

    Pendukung Aung An Syuu Kyi. (AP Photo/Manish Swarup)

    TEMPO Interaktif, Rangoon - Sebagian besar warga Rangoon, Burma, hari ini menyatakan kecewa terhadap keputusan partai Liga Nasional bagi Demokrasi (NLD) untuk memboikot pemilihan umum.

    Seorang kepala SMA yang menolak disebutkan identitasnya menybeut keputusan itu hanya karena emosi dan tidak menggunakan pikiran. “Seluruh bangsa ini akan menyesalkan hal ini. Itu menunjukan NLD bukan politisi berkualitas,” katanya.

    Partai yang dipimpin ikon demokrasi Aung San Suu Kyi itu secara bulat Senin lalu memutuskan tidak akan mendaftar. Alhasil, jika keputusan itu benar-benar dilaksanakan sampai batas waktu 6 Mei, NLD bisa dibubarkan. Partai itu akan dianggap organisasi terlarang. Aset dan kantornya dapat disita.

    NLD memang menghadapi dilema. Undang-undang pemilu baru melarang tahanan politik ikut pemilu. Suu Kyi kini menjalani 15 tahun tahanan rumah dari 21 tahun masa penahanan yang telah ia jalani. Jika mau berpartisipasi, NLD harus mencopot status peraih Nobel Perdamaian itu sebagai pemimpin mereka.

    Pemilu kali ini adalah yang kedua sejak junta militer berkuasa hampir setengah abad lalu. NLD pernah memenangkan pencoblosan dua dekade lalu. Namun pihak junta tidak mengakui dan malah memenjarakan Suu Kyi.

    AP | Faisal Assegaf



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.