Pesawat Latih Malaysia Jatuh di Pusat Penelitian Pertanian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roket Soyuz-FG yang membawa pesawat ruang angkasa Soyuz TMA-17 diluncurkan di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan (21/12). Soyuz TMA-17 membawa tiga astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. AP/Dmitry Lovetsky

    Roket Soyuz-FG yang membawa pesawat ruang angkasa Soyuz TMA-17 diluncurkan di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan (21/12). Soyuz TMA-17 membawa tiga astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. AP/Dmitry Lovetsky

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Pesawat latih milik Royal Malaysia jenis Pilatus PC-7 jatuh disamping pusat riset pertanian Bukit Tangga Malaysian Agricultural Research and Development Institute (Mardi), dekat University Utara, Sintok, Malaysia.

    Peristiwa tersebut terjadi pagi hari ini (25/3), dan hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Malaysia menelusuri lokasi kejadian. Dalam kejadian itu, pilot dan seluruh peserta latih belum berhasil ditemukan.

    Menurut saksi mata di sekitar lokasi kejadian, pada sekitar 10.15 waktu setempat, terdengar suara ledakan. Kepolisian mengatakan pesawat tersebut sedang melakukan latihan rutin, dengan titik tolak kampus RMAF di Kepala Batas, Alor Setar.

    Pihaknya juga telah mengabarkan pihak Departemen Penerbangan Sipil negara itu, soal kejadian tersebut. Sementara pesawat latih RMAF yang digunakan dalam latihan terbang tersebut dibuat pada 1982.

    Pada September tahun lalu, dua pilot RMAF tewas saat menerbangkan Pilatus PC-7 dan jatuh di bandar udara internasional Langkawi.


    STARONLINE.MY | ANGIOLA HARRY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.