Sarkozy Mungkin Rombak Kabinet Setelah Kalah Pemilu Regional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicolas Sarkozy. AP/Philippe Wojazer/Pool

    Nicolas Sarkozy. AP/Philippe Wojazer/Pool

    TEMPO Interaktif, Paris -Perdana Menteri Prancis Francois Fillon hari ini buru-buru bertemu Presiden Nikolas Sarkozy membahas konsekuensi-konsekuensi kalah telaknya partai pemerintah, kanan tengah UMP pada pemilu regional Ahad kemarin.

    Fillon berbicara Ahad waktu Paris (Senin dinihari WIB) pasrah atas salah satu dari kekalahan terburuk kubu kanan-tengah dalam dekade terakhir. Diakuinya para pemilih telah menghukum pemerintah atas buruknya ekonomi, naiknnya penggangguran dan kebijakan yang politik yang tak tepat.

    Meskipun Fillon diperkirakan tak mengundurkan diri, beberapa menteri dipastikan kehilangan kursi dalam apa yang disebut pejabat senior sebagai “resufel teknis”. Sarkozy mungkin tak bisa mengelak merombak kabinet.

    Blok UMP secara komprehensif kalah dalam pemilu Ahad. Menurut hasil hitung awal, mereka hanya menang tak lebih dari tiga dari 26 wilayah dan hanya menangguk suara 35,4 persen dibanding 54,1 persen yang digenggam Sosialis dan sekutunya.

    Fron Nasional yang berhaluan kanan-jauh mencapai skor 9,4 persen dari suara nasional namun mengambil lebih dari 22 persen di dua wilayah utama di utara dan selatan yang artinya kekalahan skala besar dari kubu kanan-tengah (pemerintah).

    REUTERS/dwi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?