Guatemala Ekstradisi Mantan Presiden Alfonso Portillo ke Amerika Serikat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Presiden Guatemala, Alfonso Portillo. REUTERS/Daniel LeClair

    Mantan Presiden Guatemala, Alfonso Portillo. REUTERS/Daniel LeClair

    TEMPO Interaktif, Pengadilan Kriminal di Guatemala setuju mengekstradisi mantan Presiden Alfonso Portillo ke Amerika Serikat atas tuduhan melakukan pencucian uang.

    Sejak Januari lalu, dia ditahan pemerintah dalam penjagaan yang sangat ketat di Guatemala City menyusul tuntutan Amerika karena dia terbukti mencuri dana kemanusiaan untuk anak-anak dan penggelapan uang negara. Atas dakwaan tersebut, Tuan Portillo berkali-kali membantahnya. Menurut pria 58 tahun tuduhan itu bermotif politik.

    Apapun bantahannya grand jury di New York tetap mendakwa dirinya bersalah. Mantan presiden ini dianggap telah menggelapkan ribuan juta dolar dana untuk bantuan publik. Seluruh dana tersebut kemudian disimpan di bank-bank Amerika Serikat dan Eropa.

    Di dalam negeri, dia harus menghadapi tuduhan pemerintah Guatemala karena dianggap bertanggung jawab atas raibnya dana Departemen Pertahanan senilai US$15 juta atau sekitar Rp 136,3 miliar.

    BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.