Tawaran Untuk Korea Utara Diperbaharui

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO InteraktifSeoul – Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, Senin (1/3), mengatakan ingin melakukan rekonsiliasi dengan Korea Utara melalui dialog. Selain itu Korea Selatan juga akan memperbarui tawaran paket insentifnya jika Korea Utara melucuti senjata nuklirnya.

    Untuk rekonsiliasi yang wajar dan kerjasama...Korea Selatan dan Utara harus memecahkan banyak masalah yang tertunda melalui dialog,” kata Presiden Lee Myung-bak. Dia menambahkan, “Korea Utara harus mendiskusikan dengan tulus kesepakatan 'tawaran besar' yang kami usulkan.”

    Tawaran besar yang dimaksud Lee yakni Korea Selatan akan memberikan Korea Utara sejumlah insentif berupa bantuan politik dan ekonomi yang ditukarkan dengan pembongkaran program senjata nuklir Korea Utara.

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton kepada reporter Jumat lalu mengatakan Amerika bersemangat dengan adanya sinyal bahwa Korea Utara kemungkinan kembali ke meja perundingan internasional untuk mengakhiri program senjata nuklirnya yang akan ditukar dengan bantuan. Menurut jurubicara Clinton, P.J.Crowley, dialog kemungkinan bisa dimulai pekan atau bulan ini.


    Selain Amerika, negara yang terlibat dalam dialog nuklir Korea Utara yakni Rusia, Cina, Jepang dan Korea Selatan.


    AP | SUNARIAH



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?