Data di Google Map Diubah Agar Perusahaan Pesaing Sepi Pengunjung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google Earth

    Google Earth

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Seorang pemilik toko bunga di Hastings, Selandia Baru, rupanya pintar memanfaatkan teknologi muktahir. Agar pesaing kehilangan pelanggan, ia mengubah data perusahaan pesaing di Google Map.

    Pemilik toko bunga yang "pintar" itu adalah Kendra Drinkwater, 40 tahun. Tindakannya itu mengakibatkan toko pesaingnya, Hawke's Bay, kehilangan setidaknya tujuh pelanggan.

    Akibat tindakannya itu, polisi menangkap dan membawanya ke pengadilan. Menurut polisi, Drinkwater masuk ke Google Map dengan berbagai nama samaran. Ia kemudian mengubah alamat, nomor telepon, dan perincian perusahaan pesaing lain dalam sebulan terakhir.

    Kasus seperti ini baru terjadi sekali di Selandia Baru. Menurut salah satu warga Selandia Baru yang bekerja sebagai programer di Google, kecurangan seperti ini banyak terjadi di India.


    NZPA/NURKHOIRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.