Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

George Clooney Telepon Gedung Putih, Protes Soal Ancaman Sanksi AS ke ICC

Reporter

image-gnews
Sutradara George Clooney dan istrinya Amal Clooney menghadiri pemutaran perdana film 'The Boys in the Boat' di Beverly Hills, California, AS, 11 Desember 2023. REUTERS/Mario Anzuoni
Sutradara George Clooney dan istrinya Amal Clooney menghadiri pemutaran perdana film 'The Boys in the Boat' di Beverly Hills, California, AS, 11 Desember 2023. REUTERS/Mario Anzuoni
Iklan

TEMPO.CO, JakartaGeorge Clooney, seorang pendukung lama kandidat Partai Demokrat, dilaporkan menelepon Gedung Putih bulan lalu. Hal ini dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengecam permintaan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant.

Jaksa ICC juga meminta penangkapan pejabat tinggi Hamas.

Istri Clooney, Amal, seorang pengacara hak asasi manusia internasional, bekerja dengan Jaksa ICC Karim Khan dan panel ahli hukum internasional untuk meninjau bukti dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Israel dan Gaza.

Setelah dilakukan evaluasi, Amal dan rekan-rekannya menerbitkan laporan hukum yang sepakat dengan jaksa ICC bahwa permohonan surat perintah penangkapan didasarkan pada alasan yang masuk akal.

Menurut The Washington Post, yang pertama kali melaporkan berita tersebut pada Kamis, Clooney berbicara dengan Steve Ricchetti, penasihat presiden, mengenai penggunaan kata “keterlaluan” oleh Biden ketika mengecam permohonan jaksa ICC.

Clooney juga dilaporkan menyuarakan keprihatinan atas pertimbangan awal Pemerintahan Biden untuk menjatuhkan sanksi pada ICC, yang berpotensi mencakup istrinya Amal.

“Permohonan jaksa ICC untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin Israel sangat keterlaluan,” kata Biden dalam sebuah pernyataan. “Dan biar saya perjelas: apa pun yang disiratkan oleh jaksa ini, tidak ada kesetaraan – tidak ada – antara Israel dan Hamas. Kami akan selalu mendukung Israel melawan ancaman terhadap keamanannya.”

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada Selasa, DPR menyetujui undang-undang yang akan menjatuhkan sanksi yang menghukum ICC. Meskipun Biden dengan keras mengkritik permintaan ICC untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin senior Israel, pemerintahan presiden mengatakan mereka “sangat menentang” RUU tersebut.

“ Karena sanksi ini dapat mencakup staf pengadilan, hakim, saksi, dan sekutu serta mitra AS yang bahkan memberikan dukungan yang ditargetkan kepada pengadilan dalam berbagai aspek pekerjaannya.”

Dalam sebuah opini yang diterbitkan oleh panel yang terdaftar di ICC, termasuk Amal, kelompok tersebut menulis: “Tidak ada konflik yang harus dikecualikan dari jangkauan hukum; tidak ada nyawa anak yang dihargai lebih rendah dari nyawa anak lain. Hukum yang kami terapkan adalah hukum kemanusiaan, bukan hukum pihak mana pun. Pemerintah harus melindungi semua korban konflik ini; dan semua warga sipil dalam konflik yang akan datang.”

Mereka melanjutkan, “Dan seiring dengan berlanjutnya penyelidikan, kami berharap otoritas negara, saksi, dan orang yang selamat akan terlibat dalam proses peradilan. Pada akhirnya, kami berharap bahwa proses ini akan berkontribusi pada peningkatan perlindungan bagi warga sipil dan perdamaian berkelanjutan di wilayah yang telah mengalami banyak penderitaan.”

Pilihan Editor: Panel Pakar, termasuk Amal Clooney, Dukung Jaksa ICC: Ini Alasan Mereka

THE ROLLING STONES

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengapa Israel Terus Menyerang Gaza Ketika Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung?

3 jam lalu

Suasana kamp tenda di daerah Al-Mawasi yang hancur pasca serangan Israel di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Mengapa Israel Terus Menyerang Gaza Ketika Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung?

Israel memiliki sejarah dalam menggunakan taktik ini untuk memberikan tekanan kepada lawan-lawannya dan bertindak tanpa hukuman.


Militer Israel Lanjutkan Serangan di Gaza

16 jam lalu

Sejumlah pria membawa pengungsi  yang terluka pasca serangan Israel di daerah Al-Mawasi di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khalederah A
Militer Israel Lanjutkan Serangan di Gaza

Militer Israel kembali menghujani wilayah tengah Gaza dengan bom pada Rabu, 17 Juli 2024, termasuk ke Rafah.


Kepala Staf Militer Israel Tuntut Netanyahu Minta Maaf

22 jam lalu

Kepala Staf Angkatan Darat Israel Herzi Halevi. Reuters
Kepala Staf Militer Israel Tuntut Netanyahu Minta Maaf

Sejak dimulainya perang di Gaza, perselisihan antara Netanyahu dan para pemimpin militer telah berulang kali muncul,


Mengapa di Pemilihan Presiden Amerika Serikat Hanya Diikuti 2 Partai Politik: Partai Republik dan Partai Demokrat?

1 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Demokrat Presiden AS Joe Biden mendengarkan kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump berbicara selama debat mereka di Atlanta, Georgia, AS, 27 Juni 2024. REUTERS/Brian Snyder
Mengapa di Pemilihan Presiden Amerika Serikat Hanya Diikuti 2 Partai Politik: Partai Republik dan Partai Demokrat?

Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 5 November 2024 menarik perhatian dunia. Mengapa hanya ada Partai Demokrat dan Partai Republik?


Menilik Sistem Pemilihan Presiden Amerika Serikat, Begini Proses Donald Trump Vs Joe Biden

1 hari lalu

Menilik Sistem Pemilihan Presiden Amerika Serikat, Begini Proses Donald Trump Vs Joe Biden

Donald Trump dijadwalkan terima nominasi partai dalam pidato Kamis ini dan akan menghadapi Joe Biden dalam pilpres 5 November 2024.


Dalam 1 Jam, 57 Warga Gaza Tewas akibat Tiga Serangan Udara Israel

1 hari lalu

Warga Palestina mengais barang-barang yang bisa digunakan di tempat pembuangan sampah, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 15 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Dalam 1 Jam, 57 Warga Gaza Tewas akibat Tiga Serangan Udara Israel

Setidaknya 57 warga Palestina tewas akibat tiga serangan udara Israel di Gaza dalam waktu kurang dari satu jam pada Selasa malam


Update Korban Perang Gaza: 57 Tewas di Selatan dan Tengah Gaza

1 hari lalu

Warga Palestina membawa putrinya pasca serangan udara Israel pada sebuah sekolah PBB yang menampung para pengungsi, di tengah konflik Israel-Hamas, di Nusairat di Jalur Gaza tengah, 14 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Update Korban Perang Gaza: 57 Tewas di Selatan dan Tengah Gaza

Serangan Israel pada 16 Juli 2024, setidaknya menewaskan 57 orang di wilayah selatan dan tengah Gaza.


Top 3 Dunia; Seleb TikTok Tewas di Thailand dan JD Vance Jadi Pendamping Donald Trump di Pilpres AS

1 hari lalu

TikToker Cina, Yan Ruimin.  Xiaohongshu/Ruimi
Top 3 Dunia; Seleb TikTok Tewas di Thailand dan JD Vance Jadi Pendamping Donald Trump di Pilpres AS

Top 3 Dunia, seleb TikTok asal Cina ditemukan tewas di Thailand dalam kondisi dimutilasi setelah hilang dua pekan. Investigasi sedang berlangsung.


Kementerian Luar Negeri Cina Dukung Faksi-faksi Palestina Capai Rekonsiliasi

1 hari lalu

Pejabat Fatah dan Hamas menunggu pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan perwakilan kelompok dan gerakan Palestina sebagai bagian dari pembicaraan intra-Palestina di Moskow pada 12 Februari 2019. [Pavel Golovkin/Pool via Reuters]
Kementerian Luar Negeri Cina Dukung Faksi-faksi Palestina Capai Rekonsiliasi

Kementerian Luar Negeri Cina memastikan mendukung faksi-faksi Palestina dalam mencapai rekonsiliasi dan solidaritas melalui dialog dan konsultasi.


Israel Disebut Siksa Tahanan Palestina untuk Balas Dendam

1 hari lalu

Ahmed Jondeya, seorang warga Palestina yang baru dibebaskan dan ditahan oleh tentara Israel, disambut oleh orang-orang, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Rafah di selatan Jalur Gaza, 2 Mei 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Israel Disebut Siksa Tahanan Palestina untuk Balas Dendam

Otoritas Palestina dan kelompok-kelompok HAM Israel melaporkan perlakuan buruk terhadap tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.