Malaysia: Hanya 0,05 Persen Pekerja Indonesia yang Disiksa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Wira Abu Seman Yusop mengatakan hanya 0,05 persen pekerja domestik asal Indonesia yang mengalami penyiksaan oleh majikan mereka di Malaysia.

    Menurut Abu Seman, jumlah tersebut didapatkan dari banyaknya pekerja domestik asal Indonesia di Malaysia dan jumlah pekerja yang disiksa majikannya. Wira mengungkapkan itu kepada Senator Datuk Saripah Aminah Syed Mohamed di Dewan Negara (Senat di Malaysia), Senin (6/7).

    Abu Seman mengatakan saat ini ada sekitar 300 ribu wanita Indonesia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia. Tahun ini, ada tujuh kasus penyiksaan terhadap pekerja domestik asal Indonesia di Malaysia yang dilaporkan.

    Abu Seman menyatakan kepada Senator Prof Datuk Dr Firdaus Abdullah, saat ini ada dua kasus penganiayaan terhadap pekerja domestik asal Indonesia yang sudah disidangkan.

    Menurut Abu Seman, tahun lalu ada 42 kasus penganiayaan yang dilaporkan dan 41 kasus diselidiki. Dari 41 kasus, dua di antaranya disidangkan. Salah satunya adalah Yim Pek Ha yang divonis 18 penjara karena menganiaya pekerja Indonesia Nirmala Bonat. Sedangkan satu kasus lagi sang majikan didenda 700 ringgit.

    Pada 2007, ada 49 kasus diaporkan da 38 kasus yang akhirnya diselidiki. Salah satunya adalah kasus pemerkosaan yang saat ini sedang disidangkan.

    Abu Seman mengatakan pada 2006 ada sekitar 45 kasus penganiayaan dilaporkan ke polisi. 

    THE STAR| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.