Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Thaksin Shinawatra Bisa Bebas Februari Tahun Depan

Reporter

Editor

Ida Rosdalina

image-gnews
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, menyapa para pendukunnya setelah tiba di bandara Don Mueang di Bangkok, Thailand 22 Agustus 2023. Setelah buron selama 17 tahun, Thaksin Shinawatra kembali ke kampung halamannya. REUTERS/Athit Perawongmetha
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, menyapa para pendukunnya setelah tiba di bandara Don Mueang di Bangkok, Thailand 22 Agustus 2023. Setelah buron selama 17 tahun, Thaksin Shinawatra kembali ke kampung halamannya. REUTERS/Athit Perawongmetha
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMantan perdana menteri Thailand Thaksin Shinawatra bisa dibebaskan bersyarat paling cepat akhir Februari, setelah hukuman penjara delapan tahun diringankan menjadi satu tahun setelah kembali dari pengasingan, kata seorang pejabat senior lembaga pemasyarakatan, Senin, 18 September 2023.

Politisi paling terkenal di Thailand ini melakukan kepulangan yang dramatis bulan lalu, 15 tahun setelah ia mengasingkan diri, setelah digulingkan melalui kudeta militer pada 2006. Saat berada di luar negeri, Thaksin dinyatakan bersalah secara in absentia dalam tiga kasus yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan dan konflik kepentingan dan penyimpangan.

Kepulangannya dia ke Thailand bertepatan dengan munculnya sekutunya Srettha Thavisin sebagai perdana menteri baru negara itu, setelah berbulan-bulan ketidakpastian setelah pemilu pada bulan Mei yang mengakibatkan kekalahan partai pro-militer yang berkuasa.

Partai-partai yang bersekutu dengan Thaksin telah memenangkan setiap pemilu sejak tahun 2001 hingga pemilu tahun ini ketika Pheu Thai, partai yang didukung oleh keluarganya, berada di urutan kedua.

Miliarder telekomunikasi ini, yang kepribadiannya blak-blakan dan kebijakan populisnya menarik perhatian masyarakat miskin Thailand, bentrok dengan elite uang lama dan militer royalis, yang juga menggulingkan pemerintahan saudara perempuannya pada 2014.

Ada spekulasi bahwa Thaksin mencapai kesepakatan dengan musuh lamanya, setelah partai pro-militer memberikan dukungan kepada kandidat Pheu Thai, Srettha, untuk membentuk pemerintahan baru.

Thaksin dan Srettha menyangkal hal ini.

Pada malam pertamanya di Thailand, Thaksin dipindahkan ke rumah sakit polisi karena nyeri dada dan tekanan darah tinggi dan saat ini dirawat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Beberapa hari kemudian, Raja Maha Vajiralongkorn meringankan hukuman delapan tahun menjadi satu tahun, namun ia bisa dibebaskan lebih cepat.

“Setelah menjalani hukuman enam bulan, Thaksin akan memenuhi syarat untuk mendapatkan pembebasan bersyarat bagi tahanan yang berusia lebih dari 70 tahun atau mereka yang sakit,” kata Wakil Direktur Jenderal Departemen Pemasyarakatan Sitthi Sutivong kepada Reuters.

Departemen pemasyarakatan melakukan penilaian untuk setiap kasus dan tidak ada proses permohonan pembebasan bersyarat dalam kasus-kasus ini, katanya.

Perawatan mantan perdana menteri di rumah sakit adalah kebijaksanaan profesional medis dan tidak memiliki batasan waktu, tambah Sitthi.

REUTERS

Pilihan Editor: Tiga Pemadam Kebakaran Tewas Padamkan Kebakaran Hutan di Turki, Dua Korban Warga Kirgistan

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Partai Move Forward: Masih Ada Sisa-Sisa Rezim Militer di Thailand

15 hari lalu

Tokoh Move Forward Party dari Thailand saat mengunjungi Kantor TEMPO Media Grup di Jalan Pal Merah, Jakarta, Kamis 27 Juni 2024. TEMPO/Subekti.
Partai Move Forward: Masih Ada Sisa-Sisa Rezim Militer di Thailand

Juru bicara Partai Gerakan Maju (MFP) berkomentar tentang kondisi demokrasi di Thailand. Ia berpendapat masih ada sisa-sisa rezim militer di negara tersebut.


Thailand Menyelesaikan Pemilihan Senat Pertama dalam Satu Dekade

15 hari lalu

Srettha Thavisin dari Pheu Thai memberi isyarat di markas besar partai sebelum upacara dukungan kerajaan setelah parlemen Thailand menyetujui pencalonan perdana menterinya, di Bangkok, Thailand 23 Agustus 2023. REUTERS/Athit Perawongmetha
Thailand Menyelesaikan Pemilihan Senat Pertama dalam Satu Dekade

Ini menjadi pemilu pertama Senat sejak kudeta militer thailand satu dekade lalu.


Rusia Kutuk Upaya Kudeta Militer Bolivia

15 hari lalu

Dmitry Peskov. REUTERS
Rusia Kutuk Upaya Kudeta Militer Bolivia

Rusia pada Kamis 27 Juni 2024 mengutuk percobaan kudeta militer Bolivia


Kudeta Militer Bolivia, Sekjen PBB Serukan Semua Pihak Lindungi Konstitusi

15 hari lalu

Kudeta Militer Bolivia, Sekjen PBB Serukan Semua Pihak Lindungi Konstitusi

Sekjen PBB Antonio Guterres 'sangat prihatin' dengan laporan percobaan kudeta militer di Bolivia


Mantan Jenderal yang Pimpin Upaya Kudeta Militer Bolivia Ditangkap

15 hari lalu

Juan Jose Zuniga, Komandan Umum Angkatan Darat Bolivia, berbicara di La Paz, Bolivia, dalam gambar selebaran yang dirilis pada 25 Juni 2024. EJERCITO DE BOLIVIA VIA FACEBOOK/handout via REUTERS
Mantan Jenderal yang Pimpin Upaya Kudeta Militer Bolivia Ditangkap

Rekaman media sosial menunjukkan Juan Jose Zuniga dipaksa masuk ke mobil polisi Bolivia di luar barak militer


Perdana Menteri Thailand Bela Diri Usai Dikritik Kerap Bepergian ke Luar Negeri

20 hari lalu

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin berbicara kepada media saat ia tiba untuk menyampaikan pernyataan kebijakan Dewan Menteri kepada parlemen di Bangkok, Thailand, 11 September 2023. REUTERS/Athit Perawongmetha
Perdana Menteri Thailand Bela Diri Usai Dikritik Kerap Bepergian ke Luar Negeri

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin dikritik oleh publik karena sering bepergian ke luar negeri.


Srettha Thavisin Ajukan Anggaran Pengeluaran Rp1.671 Triliun ke Parlemen Thailand

23 hari lalu

Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin. REUTERS
Srettha Thavisin Ajukan Anggaran Pengeluaran Rp1.671 Triliun ke Parlemen Thailand

Srettha Thavisin berharap anggaran ini bisa membantu pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan potensi Thailand secara penuh.


Thailand Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis

24 hari lalu

Anggota komunitas LGBTQ+ bereaksi ketika mereka tiba menghadiri disetujuinya RUU kesetaraan pernikahan dalam pembacaan kedua dan ketiga oleh Senat, yang secara efektif menjadikan Thailand melegalkan pernikahan sesama jenis, di Bangkok, Thailand, 18 Juni 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Thailand Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis

Senat Thailand mendukung RUU kesetaraan pernikahan dengan suara 130 berbanding empat.


Thaksin Shinawatra Bayar Uang Jaminan untuk Bebas dari Penahanan atas Tuduhan Menghina Kerajaan

24 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra.Tempo/Imam Sukamto
Thaksin Shinawatra Bayar Uang Jaminan untuk Bebas dari Penahanan atas Tuduhan Menghina Kerajaan

Thaksin Shinawatra membayar uang jaminan demi bisa menghindari penahanan awal terkait tuduhan menghina Kerajaan Thailand.


Thailand Diprediksi Menghadapi Krisis Politik

25 hari lalu

Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin. REUTERS
Thailand Diprediksi Menghadapi Krisis Politik

Permasalahan politik di Thailand saat ini melibatkan Srettha Thavisin hingga Thaksin Shinawatra yang bisa memantik krisis politik.