Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aparat Iran Ditembak Mati dalam Peringatan Setahun Kematian Mahsa Amini

Reporter

image-gnews
Sebuah sepeda motor polisi terbakar selama protes atas kematian Mahsa Amini, seorang wanita yang meninggal setelah ditangkap oleh
Sebuah sepeda motor polisi terbakar selama protes atas kematian Mahsa Amini, seorang wanita yang meninggal setelah ditangkap oleh "polisi moral" republik Islam itu, di Teheran, Iran 19 September 2022. WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anggota pasukan paramiliter Basij Iran yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam ditembak mati dalam peringatan kematian Mahsa Amini, media pemerintah melaporkan pada Minggu.

“Satu orang menjadi martir dan tiga orang terluka pada Sabtu malam dalam penembakan buta yang dilakukan oleh dua penyerang tak dikenal terhadap penjaga Basij di Kota Nurabad di Provinsi Fars Selatan,” kantor berita negara IRNA melaporkan.

Dua penyerang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor mendekati sekelompok penjaga Basij dan kemudian melepaskan tembakan, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya di kota Nurabad.

Laporan tersebut mengatakan para penyerang melarikan diri dari tempat kejadian tetapi tidak memberikan informasi tentang siapa pelakunya.

Amini, seorang perempuan Kurdi Iran berusia 22 tahun, meninggal dalam tahanan polisi pada 16 September 2022. Penangkapannya karena dugaan pelanggaran aturan berpakaian yang ketat bagi perempuan di republik Islam tersebut.

Kematiannya memicu demonstrasi selama berbulan-bulan yang menewaskan ratusan orang, termasuk puluhan personel keamanan, dalam apa yang disebut Teheran sebagai “kerusuhan” yang dipicu oleh pemerintah asing dan “media yang bermusuhan.”

Kantor berita tersebut tidak segera menjelaskan identitas penyerang atau motivasi penembakan tersebut.

“Badan intelijen, keamanan dan penegakan hukum di provinsi tersebut berusaha menangkap para penyerang yang melarikan diri setelah penembakan tersebut,” katanya.

Pasukan Basij didirikan setelah revolusi pada 1979 yang menyaksikan penghapusan monarki dan deklarasi Republik Islam.

Organisasi ini beroperasi di bawah Garda Revolusi dan memainkan peran penting dalam menekan protes – termasuk demonstrasi massal yang meletus tahun lalu setelah kematian Mahsa Amini saat berada dalam tahanan polisi.

Sementara itu, Garda Revolusi mengumumkan bahwa seorang berkewarganegaraan ganda ditangkap karena “upaya mengorganisir kerusuhan dan vandalisme” di Kota Karaj di sebelah barat ibu kota Teheran.

Penjaga tidak menjelaskan lebih jauh mengenai identitas tersangka atau kewarganegaraan lainnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada Sabtu, pihak berwenang menangkap beberapa kelompok atas tuduhan “berencana menciptakan kekacauan” dan memproduksi konten untuk melayani “media yang bermusuhan”, menurut IRNA.

Banyak dari penangkapan tersebut dilakukan di provinsi asal Amini, Kurdistan, serta wilayah barat laut dan selatan Iran, tambah badan tersebut.

Yang lainnya ditangkap di provinsi timur laut Khorasan Utara karena menghasut “kerusuhan,” menurut kantor berita Mehr.

Pihak berwenang di pusat kota Isfahan telah “mengidentifikasi 97 orang” dan memblokir 15 halaman Instagram karena berupaya membangkitkan “opini publik” pada peringatan protes tersebut, kata IRNA.

Video yang diperoleh CNN menunjukkan demonstrasi terjadi di beberapa kota di Iran, termasuk ibu kota Teheran, Mashad, Ahvaz, Lahijan, Arak, dan kota Senandaj di Kurdistan.

Banyak pengunjuk rasa meneriakkan, “Perempuan, Kehidupan, Kebebasan” – sebuah seruan populer yang digunakan setelah protes nasional meletus setelah kematian Amini tahun lalu. Beberapa pengunjuk rasa juga meneriakkan slogan-slogan yang menentang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Pihak berwenang mengerahkan penjaga bersenjata di banyak kota sebagai unjuk kekuatan dan petugas polisi terlihat mengejar pengunjuk rasa di kota Lahijan di utara.

Demonstrasi memperingati kematian Amini juga diadakan di kota-kota lain di seluruh dunia seperti Paris, Brussels dan Berlin. Banyak yang mengatakan bahwa mereka merasa perlu untuk bersuara ketika banyak orang di Iran tidak dapat melakukannya.

Ratusan orang berkumpul di London pada Sabtu untuk memperingati peringatan satu tahun tersebut. “Kami hanya ingin memberi tahu semua orang bahwa ini tidak akan selesai,” kata seorang pengunjuk rasa perempuan kepada CNN.

Pilihan Editor: Ayah Mahsa Amini Sempat Ditahan Menjelang Setahun Kematian Sang Putri

AL ARABIYA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Warga Israel Berunjuk Rasa di Parlemen hingga Kediaman Benjamin Netanyahu

2 jam lalu

Para pengunjuk rasa berkumpul menentang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di dekat kediamannya, ketika konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas berlanjut, di Yerusalem, 4 November 2023. REUTERS/Ammar Awad
Warga Israel Berunjuk Rasa di Parlemen hingga Kediaman Benjamin Netanyahu

Puluhan ribu warga Israel berunjuk rasa di Knesset dan kediaman Benjamin Netanyahu untuk mendesak agar dilakukan pemilu dini.


Demam Berdarah dapat Menyebabkan Kematian, Ini Penjelasannya

1 hari lalu

Lampu Kuning Demam Berdarah
Demam Berdarah dapat Menyebabkan Kematian, Ini Penjelasannya

Angka demam berdarah dengue semakin tinggi. Ketahui DBD dapat menyebabkan kematian, begini penjelasannya.


Swedia dan Iran Bertukar Tahanan, Bebaskan Pejabat yang Terlibat Eksekusi Massal

2 hari lalu

Johan Floderus, setelah dipenjara di Iran, berkumpul kembali dengan keluarganya di Bandara Arlanda, di Stockholm, Swedia 15 Juni 2024. TT News Agency/Tom Samuelsson / Regeringkansliet via REUTERS
Swedia dan Iran Bertukar Tahanan, Bebaskan Pejabat yang Terlibat Eksekusi Massal

Swedia membebaskan mantan pejabat Iran Hamid Noury, yang dihukum karena terlibat dalam eksekusi massal tahanan politik pada 1980an


MUI Sarankan Indonesia Siapkan Diplomasi Jalur Kedua untuk Bela Palestina, Apa Itu?

4 hari lalu

Ratusan massa menggelar aksi bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Sabtu, 8 Juni 2024. Massa aksi membawa bendera hitam dan putih dan kain hiam Panjang bertuliskan kalimat syahadat yang dibentangkan di depan Kedubes AS. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
MUI Sarankan Indonesia Siapkan Diplomasi Jalur Kedua untuk Bela Palestina, Apa Itu?

MUI menyayangkan ada pihak-pihak yang memanfaatkan penderitaan rakyat Palestina untuk melancarkan agenda khilafah.


KSPI Sebut Aksi Buruh Tolak Tapera akan Meluas Jika Tidak Dibatalkan, Begini Respons Istana

6 hari lalu

Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja se-Jabodetabek saat melakukan aksi unjuk rasa menolak Tapera di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Kamis 6 Juni 2024. Dalam aksinya buruh juga menyerukan penolakan terhadap Uang Kuliah Tunggal (UKT) Mahal, KRIS BPJS Kesehatan, Omnibuslaw UU Cipta Kerja, Hapus OutSourching dan Upah Murah (HOSTUM). TEMPO/Subekti.
KSPI Sebut Aksi Buruh Tolak Tapera akan Meluas Jika Tidak Dibatalkan, Begini Respons Istana

KSPI menyakan aksi buruh menolak Tapera akan makin meluas jika aturan itu tidak dibatalkan. Mensesneg Pratikno beri tanggapan.


Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

6 hari lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Kabupaten Songchon, Korea Utara, 28 Februari 2024. KCNA via REUTERS
Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

Beberapa negara ini memiliki kebijakan visa yang sulit. Akibatnya negara tersebut sulit untuk dikunjungi wisatan atau pelancong.


Pemilu Iran Tak Akan Gunakan Sistem Pemungutan Suara Elektronik

6 hari lalu

Para pelayat mengibarkan bendera Iran saat menghadiri pemakaman para korban kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian dan lainnya, di Teheran, Iran, 22 Mei 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Pemilu Iran Tak Akan Gunakan Sistem Pemungutan Suara Elektronik

Iran mengesampingkan kemungkinan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu mendatang.


Terkini: Serikat Pekerja akan Unjuk Rasa Nasional 27 Juni 2024 Desak Tapera Dibatalkan, Kementerian BUMN Uji Coba Kerja 4 Hari Sepekan

7 hari lalu

Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja se-Jabodetabek saat melakukan aksi unjuk rasa menolak Tapera di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Kamis 6 Juni 2024. Dalam aksinya buruh juga menyerukan penolakan terhadap Uang Kuliah Tunggal (UKT) Mahal, KRIS BPJS Kesehatan, Omnibuslaw UU Cipta Kerja, Hapus OutSourching dan Upah Murah (HOSTUM). TEMPO/Subekti.
Terkini: Serikat Pekerja akan Unjuk Rasa Nasional 27 Juni 2024 Desak Tapera Dibatalkan, Kementerian BUMN Uji Coba Kerja 4 Hari Sepekan

Federasi Serikat Pekerja (FSP) Logam Elektronik dan Mesin (LEM/SPSI) akan menggelar unjuk rasa secara nasional menuntut Tapera dibatalkan.


Desak Pemerintah Cabut Tapera, Buruh akan Gelar Demo Nasional pada 27 Juni 2024

7 hari lalu

Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja se-Jabodetabek saat melakukan aksi unjuk rasa menolak Tapera di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Kamis 6 Juni 2024. Dalam aksinya buruh juga menyerukan penolakan terhadap Uang Kuliah Tunggal (UKT) Mahal, KRIS BPJS Kesehatan, Omnibuslaw UU Cipta Kerja, Hapus OutSourching dan Upah Murah (HOSTUM). TEMPO/Subekti.
Desak Pemerintah Cabut Tapera, Buruh akan Gelar Demo Nasional pada 27 Juni 2024

Buruh dari berbagai elemen akan menggelar unjuk rasa secara nasional untuk menuntut pemerintah membatalkan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) pada Kamis, 27 Juni 2024.


Iran Setujui Enam Kandidat Calon Presiden untuk Gantikan Ebrahim Raisi

8 hari lalu

Negosiator nuklir Iran, Saeed Jalili, yang sempat menjadi kandidat presiden dalam pemilu 14 juni silam, melambaikan tangan ketika menghadiri upacara pengambilan sumpah jabatan Presiden Iran yang baru, Hasan Rouhani di gedung parlemen, di Teheran, Iran, Minggu (4/8). AP/Ebrahim Noroozi
Iran Setujui Enam Kandidat Calon Presiden untuk Gantikan Ebrahim Raisi

Dewan Wali Iran telah menyetujui enam kandidat calon presiden untuk pemilu Iran pada 28 Juni 2024.