Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

AS Kirim Amunisi Uranium ke Ukraina, Bisa Hancurkan Tank Baja Rusia

Reporter

image-gnews
Palet amunisi, senjata, dan peralatan lain yang menuju Ukraina diproses melalui Skuadron Pelabuhan Udara ke-436 selama misi penjualan militer asing di Pangkalan Angkatan Udara Dover, di Delaware, AS, 21 Januari 2022. FGM-148 Javelin adalah sebuah peluru kendali / rudal anti-tank portable fire-and-forget buatan Amerika Serikat. Angkatan Udara AS /Mauricio Campino/Handout via REUTERS
Palet amunisi, senjata, dan peralatan lain yang menuju Ukraina diproses melalui Skuadron Pelabuhan Udara ke-436 selama misi penjualan militer asing di Pangkalan Angkatan Udara Dover, di Delaware, AS, 21 Januari 2022. FGM-148 Javelin adalah sebuah peluru kendali / rudal anti-tank portable fire-and-forget buatan Amerika Serikat. Angkatan Udara AS /Mauricio Campino/Handout via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat untuk pertama kalinya akan mengirimkan amunisi penusuk lapis baja kontroversial yang mengandung uranium ke Ukraina. Peluru tersebut dapat membantu menghancurkan tank-tank Rusia.

Amunisi berlapis uranium itu merupakan bagian dari paket bantuan militer baru untuk Ukraina yang akan diumumkan pada minggu depan. Amunisi tersebut dapat ditembakkan dari tank Abrams AS dan diperkirakan akan dikirim ke Ukraina dalam beberapa minggu mendatang.

Salah satu pejabat mengatakan bahwa paket bantuan yang akan datang akan bernilai antara US$ 240 juta hingga US$ 375 juta tergantung pada apa yang disertakan. Nilai dan isi paket tersebut masih dalam tahap penyelesaian, menurut para pejabat. Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Meskipun Inggris mengirim amunisi uranium ke Ukraina awal tahun ini, itu akan menjadi pengiriman amunisi pertama AS. Amunisi uranium itu kemungkinan besar akan menimbulkan kontroversi. Hal ini menyusul keputusan sebelumnya oleh pemerintahan Biden untuk memberikan munisi tandan ke Ukraina, meskipun terdapat kekhawatiran akan bahaya senjata tersebut terhadap warga sipil.

Penggunaan amunisi depleted uranium menuai perdebatan sengit. Ada risiko kesehatan yang berbahaya dari menelan atau menghirup debu depleted uranium, termasuk kanker dan cacat lahir.

Sebagai produk sampingan dari pengayaan uranium, depleted uranium digunakan untuk amunisi karena kepadatan ekstrimnya membuat peluru dengan mudah menembus lapisan baja dan terbakar sendiri.

Meskipun depleted uranium bersifat radioaktif, kandungannya jauh lebih sedikit dibandingkan uranium yang dihasilkan secara alami. Namun partikel-partikelnya dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Amerika Serikat menggunakan amunisi depleted uranium dalam jumlah besar pada Perang Teluk tahun 1990 dan 2003 serta pemboman NATO di bekas Yugoslavia pada tahun 1999.

Pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional, mengatakan bahwa penelitian di bekas Yugoslavia, Kuwait, Irak dan Lebanon menunjukkan bahwa keberadaan residu uranium yang tersebar di lingkungan tidak menimbulkan bahaya radiologi bagi penduduk di wilayah yang terkena dampak. 

Namun bahan radioaktif dapat menambah tantangan pembersihan besar-besaran pasca perang di Ukraina. Beberapa bagian negara tersebut sudah dipenuhi dengan persenjataan yang belum meledak yang berasal dari bom curah dan amunisi lainnya serta ratusan ribu ranjau anti-personil.

REUTERS 

Pilihan Editor: Kim Jong Un Berkunjung ke Luar Negeri, Ini Kendaraan Favoritnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kremlin: Rusia Terbuka untuk Berdialog dengan AS, Termasuk Soal Ukraina

1 jam lalu

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS
Kremlin: Rusia Terbuka untuk Berdialog dengan AS, Termasuk Soal Ukraina

Kremlin menekankan pentingnya dialog antara Rusia dan AS mengenai masalah global yang menumpuk.


Tiga Orang Tewas dan 10 Cedera dalam Penembakan Supermarket Arkansas AS

4 jam lalu

Kendaraan darurat terlihat di lokasi kejadian penembakan di Fordyce, Arkansas, AS 21 Juni 2024. South Arkansas Reckoning/Suzy Parker/via REUTERS
Tiga Orang Tewas dan 10 Cedera dalam Penembakan Supermarket Arkansas AS

Penembakan di sebuah supermarket di Arkansas, AS, menewaskan tiga orang dan melukai 10 lainnya, termasuk dua polisi


Korea Selatan Panggil Duta Besar Rusia karena Kesepakatan dengan Korea Utara

19 jam lalu

Korea Selatan Panggil Duta Besar Rusia karena Kesepakatan dengan Korea Utara

Kementerian luar negeri Korea Selatan memanggil duta besar Rusia sebagai protes atas perjanjian antara Rusia dan Korea Utara


Vladimir Putin Tahu Alasan Ukraina Minta Tentara Rusia Ditarik

23 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin memberi isyarat di atas panggung dalam sebuah acara bersama Presiden Vietnam To Lam, yang dihadiri oleh Asosiasi Persahabatan Vietnam dan generasi alumni Vietnam yang belajar di Rusia di Hanoi Opera House di Hanoi pada 20 Juni 2024. MANAN VATSYAYANA/Pool via REUTERS
Vladimir Putin Tahu Alasan Ukraina Minta Tentara Rusia Ditarik

Vladimir Putin menyebut permintaan Ukraina agar tentara Rusia ditarik hanyalah rencana Kyev untuk tetap berkuasa.


Catat Rekor Baru, Jepang Dilanda Gelombang Kasus Infeksi STSS Bakteri Pemakan Daging, Apakah Itu?

23 jam lalu

Bakteri
Catat Rekor Baru, Jepang Dilanda Gelombang Kasus Infeksi STSS Bakteri Pemakan Daging, Apakah Itu?

Infeksi STSS bakteri pemakan daging yang mematikan dan langka secara misterius menyebar dengan cepat di Jepang. Penyakit apakah ini?


Pertama dalam 5 Tahun, AS-Cina Gelar Perundingan Nuklir Informal

1 hari lalu

Ilustrasi peluncuran Trident II dari kapal selam. Rudal balistik Trident II 5D memiliki kecepatan 24 mach atau 29.020 km/jam dan mampu menjangkau sasaran sejauh 12.000 km. Trident II 5D menjadi senjata andalan kapal selam Amerika Serikat, kelas Ohio. Kelas Ohio membawa 24 rudal nuklir balistik Trident I C4 atau Trident II D5. deagel.com
Pertama dalam 5 Tahun, AS-Cina Gelar Perundingan Nuklir Informal

Amerika Serikat dan Cina melanjutkan perundingan senjata nuklir semi-resmi pada Maret untuk pertama kalinya dalam lima tahun.


Trump Janjikan Mahasiswa Asing yang Lulus dari Kampus AS akan Peroleh Green Card

1 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Brendan McDermid
Trump Janjikan Mahasiswa Asing yang Lulus dari Kampus AS akan Peroleh Green Card

Donald Trump mengatakan bahwa mahasiswa asing yang lulus dari perguruan tinggi AS harus mendapatkan green card untuk tinggal di negara itu


Cina Protes Penjualan Drone Militer AS ke Taiwan

1 hari lalu

Sebuah kapal perang Cina bernavigasi di lokasi yang dirahasiakan di sekitar perairan Taiwan, 23 Mei 2024. Taiwan Defence Ministry/Handout via REUTERS
Cina Protes Penjualan Drone Militer AS ke Taiwan

Pemerintah Cina memprotes penjualan drone militer dari Amerika Serikat ke Taiwan.


Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

1 hari lalu

Petugas kesehatan menyandikan informasi dan menyiapkan vaksin melawan virus corona (COVID-19) di lokasi vaksinasi keliling di Taguig, Metro Manila, Filipina, 21 Mei 2021. REUTERS/Lisa Marie David
Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

Pentagon menjalankan kampanye propaganda pada 2020- 2021 untuk merendahkan vaksin Sinovac dari Cina di Filipina dan negara lain


Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

1 hari lalu

Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

Komentar Putin muncul setelah Korea Selatan mengatakan akan mempertimbangkan pasokan senjata ke Ukraina.