Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Repotnya Sri Lanka Pulangkan Gajah Sakit Ini ke Thailand

image-gnews
Seekor gajah berusia 29 tahun bernama Sak Surin, gajah Thailand jantan yang sakit, beristirahat di air sambil menerima bantuan medis, sebelum keberangkatannya kembali ke Thailand untuk perawatan dan rehabilitasi, di Kebun Binatang Dehiwala di Kolombo, Sri Lanka 20 Juni 2023. REUTERS/Dinuka Liyanawatte
Seekor gajah berusia 29 tahun bernama Sak Surin, gajah Thailand jantan yang sakit, beristirahat di air sambil menerima bantuan medis, sebelum keberangkatannya kembali ke Thailand untuk perawatan dan rehabilitasi, di Kebun Binatang Dehiwala di Kolombo, Sri Lanka 20 Juni 2023. REUTERS/Dinuka Liyanawatte
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dua kali sehari pawang gajah di Sri Lanka berusaha membawa Sak Surin, yakni seekor gajah yang disumbangkan Thailand lebih dari 20 tahun lalu, ke dalam peti yang dibuat khusus. Di situ ia berdiri dengan sabar, melatih persiapan penerbangan enam jam khusus sang gajah pulang dan memulihkan kesehatannya.

Gajah berusia 29 tahun itu memiliki berat 4 ribu kilogram dan tingginya sembilan kaki atau sekitar 2,7 meter. Ia saat ini menderita abses dan kaki depannya yang kaku membuatnya sulit berjalan dan berdiri.

"Ini mungkin pertama kalinya dalam sejarah kami mencoba menerbangkan gajah sebesar ini ke tujuan baru. Tapi dia sangat lembut dan patuh, yang membuatnya lebih mudah untuk dicoba dan membuatnya terbiasa dengan prosesnya," kata Madusha Perera, seorang ahli bedah hewan di kebun binatang nasional di Kolombo.

Gajah, yang dikenal warga Sri Lanka sebagai "Muthu Raja", akan melakukan perjalanan pada 1 Juli 2023 ke kota Chiang Mai di pegunungan utara Thailand dan menghabiskan dua minggu di karantina.

"Sulit baginya berdiri lama-lama di dalam peti, jadi kami membawanya berjalan-jalan di sekitar kompleks terlebih dahulu dan kemudian memberinya makan ranting kelapa dan nangka sambil menunggu di dalam," tambah Perera.

Sejak dia dihadiahkan ke Sri Lanka pada 2001, Sak Surin sering ditugaskan membawa relik Budha dalam prosesi keagamaan. Ia telah menghabiskan sebagian besar waktunya di sebuah kuil Budha di Kalutara, sekitar 75 kilometer dari Kolombo, Ibu Kota komersial Sri Lanka. 

Beberapa kuil yang lebih besar bahkan memelihara kandang binatang. Tapi dia dipindahkan ke kebun binatang November lalu, setelah aktivis kesejahteraan hewan mendesak untuk mengeluarkannya dari kuil karena kesehatannya yang buruk dan fasilitas yang tidak memadai.

Perera, yang mengawasi perawatannya, bersama dengan mahout dan staf lainnya, mengatakan dia mungkin membutuhkan fasilitas hidroterapi yang tidak dimiliki Sri Lanka untuk memulihkan gerakan penuh.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dokter hewan dan mahout juga telah berkunjung dari Thailand untuk memeriksa kondisinya. Thailand akan membayar biaya perjalanan pulang gajah tersebut. Sedangkan Sri Lanka menanggung biaya perawatan medis dan makanannya, yang mencapai sekitar 400 kilogram sehari.

Hewan berkulit tebal itu, diperkirakan akan kembali ke Sri Lanka setelah perawatan, kata Perdana Menteri Sri Lanka Dinesh Gunawardena. Para aktivis kesejahteraan hewan berharap gajah tersebut akan dikirim ke tempat perlindungan.

REUTERS

Pilihan Editor:Ivanka Trump Pakai Gaun Sama dengan Kate Middleton untuk Upacara Bat Mitzvah Putrinya

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.    

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Luhut Doakan Prabowo Menang di Pemilu 2024 hingga Cerita Panggilan Gajah

21 jam lalu

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto memberikan ucapan pada HUT yang ke-76 Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan di Sopo Del Tower, Kuningan, Jakarta, Kamis, 28 September 2023. Dalam perayaan HUT ke-76 itu sekaligus peluncuran buku yang di tulis oleh Peter F. Gonta yang berjudul
Luhut Doakan Prabowo Menang di Pemilu 2024 hingga Cerita Panggilan Gajah

Prabowo Subianto didoakan oleh Luhut Binsar Pandjaitan agar menang di Pemilu 2024 dan bercerita tentang kedekatannya.


Drone Dilarang Terbang Saat Tradisi Garebeg Yogya, Cegah Gajah Ngamuk

6 hari lalu

Pasukan gajah dalam tradisi grebeg yang digelar Keraton Yoguakarta. Dok. Visiting Jogja
Drone Dilarang Terbang Saat Tradisi Garebeg Yogya, Cegah Gajah Ngamuk

Keberadaan kamera layang alias drone dilarang beroperasi dalam pelaksaan sejumlah tradisi adat yang digelar oleh Keraton Yogyakarta.


Eks Kepala BNPB Doni Monardo Dirawat di Rumah Sakit, Keluarga Pastikan Kondisinya Stabil

6 hari lalu

Ketua Umum PP PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo menerima silaturahmi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Marsekal Muda TNI Wahyu Hidayat Soedjatmiko, Wadan Paspampres Brigjen TNI (Mar) Oni Junianto, beserta jajaran di Aula Soerjadi, Gedung PPAD Jalan Matraman Jakarta Timur Selasa 24 Januari 2023. Foto Istimewa
Eks Kepala BNPB Doni Monardo Dirawat di Rumah Sakit, Keluarga Pastikan Kondisinya Stabil

Eks Kepala BNPB Doni Monardo sakit dan sedang dirawat secara intensif di rumah sakit.


Kenapa Museum Nasional Dikenal dengan Sebutan Museum Gajah?

12 hari lalu

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Museum Nasional, Jakarta, Senin, 8 Juni 2020. Penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 menjelang pembukaan kembali wisata museum pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase pertama di Jakarta pada 8-14 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Kenapa Museum Nasional Dikenal dengan Sebutan Museum Gajah?

Museum Nasional kebakaran tadi malam menyimpan artefak bersejarah. Lalu kenapa museum ini disebut juga dengan Museum Gajah?


India Menjadi Bharat, Berikut 5 Negara Ini Pernah Ganti Nama

14 hari lalu

Modi menggunakan 'Bharat' untuk papan nama G20, bukan India, di tengah baris perubahan namaLayar raksasa menampilkan Perdana Menteri India Narendra Modi di Pusat Media Internasional, saat ia duduk di belakang tanda negara bertuliskan
India Menjadi Bharat, Berikut 5 Negara Ini Pernah Ganti Nama

Selain India ada beberapa negara lain yang juga mengganti nama negara dengan berbagai alasan


Presiden Sri Lanka Selidiki Tudingan Bos Intelijen Dalangi Bom Paskah 2019

19 hari lalu

Presiden Sri Lanka Selidiki Tudingan Bos Intelijen Dalangi Bom Paskah 2019

Presiden Sri Lanka mengumumkan penyelidikan atas tuduhan bahwa bos intelijen terlibat dalam serangan bom Paskah pada 2019.


Bagnaia Raih P3 di Sprint Race MotoGP San Marino dengan Rasa Sakit

19 hari lalu

Francesco Bagnaia akan ikut MotoGP San Marino pasca kakinya terlindas di MotoGP Catalunya. (Foto: Ducati)
Bagnaia Raih P3 di Sprint Race MotoGP San Marino dengan Rasa Sakit

Francesco Bagnaia menyelesaikan Sprint Race MotoGP San Marino dengan rasa sakit di bagian lutut pada Sabtu, 9 September 2023.


Seekor Anak Gajah Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo Riau

28 hari lalu

Seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) lahir dari induk gajah bernama Lisa di Taman Nasional Tesso Nilo, Kamis, 31 Agustus 2023. (BTN Tesso Nilo)
Seekor Anak Gajah Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo Riau

Seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) lahir dari induk gajah bernama Lisa berusia 41 tahun.


6 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Ada Simpanse hingga Orangutan

40 hari lalu

Seekor simpanse menikmati makanan beku untuk mendinginkan diri di kebun binatang Bioparco di Roma, Italia, 26 Agustus 2021. Xinhua/Jin Mamengni
6 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Ada Simpanse hingga Orangutan

Simpanse, orangutan, dan lumba-lumba adalah beberapa di antara hewan yang memiliki kecerdasan luar biasa.


5 Hewan dengan Daya Ingat Kuat, Ada Gajah dan Lumba-lumba

42 hari lalu

Seekor gajah berusia 29 tahun bernama Sak Surin, gajah Thailand jantan yang sakit, berjalan setelah mandi di Kebun Binatang Dehiwala di Kolombo, Sri Lanka 20 Juni 2023. Gajah tersebut menderita abses dan kaki depan kaku yang membuatnya sulit untuk berjalan dan berdiri. REUTERS/Dinuka Liyanawatte
5 Hewan dengan Daya Ingat Kuat, Ada Gajah dan Lumba-lumba

Sama seperti manusia, hewan juga memiliki beragam tingkat daya ingat. Berikut lima hewan dengan daya ingat kuat.