Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tragedi Kecelakaan Kapal Migran Yunani, Pakistan Tangkap 10 Tersangka Perdagangan Manusia

Reporter

image-gnews
Adil Hussain dari Pakistan, yang mengatakan saudaranya Matloob, 43, berada di atas kapal dengan para migran yang terbalik di laut lepas lepas pantai Yunani, saat menjawab wartawan di depan sebuah kamp migran di Malakasa, dekat Athena, Yunani, pada 16 Juni 2023. Reuters
Adil Hussain dari Pakistan, yang mengatakan saudaranya Matloob, 43, berada di atas kapal dengan para migran yang terbalik di laut lepas lepas pantai Yunani, saat menjawab wartawan di depan sebuah kamp migran di Malakasa, dekat Athena, Yunani, pada 16 Juni 2023. Reuters
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pihak berwenang Pakistan menangkap 10 tersangka perdagangan manusia beberapa hari setelah ratusan migran tenggelam di lepas pantai Yunani, kata para pejabat pada Minggu 18 Juni 2023.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif juga memerintahkan tindakan keras segera terhadap agen yang terlibat dalam penyelundupan manusia, dengan mengatakan mereka akan "dihukum berat".

Setiap tahun, ribuan anak muda Pakistan memulai perjalanan berbahaya mencoba memasuki Eropa secara ilegal untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Kemungkinan ada lusinan orang Pakistan di antara mereka yang berada di atas kapal pukat berkarat yang tenggelam di semenanjung Peloponnese Yunani pada Rabu, menewaskan sedikitnya 78 orang dengan ratusan lainnya hilang.

Para pejabat mengatakan sembilan orang telah ditahan di Kashmir yang dikelola Pakistan -- rumah bagi sebagian besar korban -- dan satu orang di Gujrat, sebuah kota yang telah lama menjadi batu loncatan bagi para migran.

“Mereka saat ini sedang diselidiki atas keterlibatan mereka dalam memfasilitasi seluruh proses,” kata Chaudhary Shaukat, seorang pejabat lokal dari Kashmir yang dikelola Pakistan.

Dalam pernyataan bersama, Organisasi Internasional untuk Migrasi dan Badan Pengungsi PBB mengatakan antara 400 hingga 750 orang diyakini berada di kapal feri tersebut.

Pada Sabtu, kementerian luar negeri Pakistan mengatakan 12 warganya telah selamat, tetapi mereka tidak memiliki informasi tentang berapa banyak warganya yang berada di kapal tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Seorang pejabat imigrasi mengatakan tanpa menyebut nama bahwa warga Pakistan di kapal itu bisa melampaui 200 orang.

"Perdana Menteri telah memberikan arahan tegas untuk mengintensifkan upaya memerangi individu yang terlibat dalam kejahatan keji perdagangan manusia," kata kantornya dalam sebuah pernyataan.

Kombinasi kekacauan politik dan ekonomi di ambang kehancuran mendorong puluhan ribu warga Pakistan meninggalkan negara itu - secara legal dan ilegal.

Laki-laki muda, terutama dari Punjab timur dan provinsi Khyber Pakhtunkhwa barat laut, sering menggunakan rute melalui Iran, Libya, Turki, dan Yunani untuk memasuki Eropa secara tidak sah.

Pilihan Editor: Harapan Menemukan Korban Selamat dalam Kecelakaan Kapal Imigran di Yunani Menipis

AL ARABIYA

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Miss Universe Pakistan Pertama Dikecam dan Dikritik Pemerintah

1 hari lalu

Erica Robin. Instagram.com/@ericarobin_official
Miss Universe Pakistan Pertama Dikecam dan Dikritik Pemerintah

Miss Universe Pakistan dikecam pemerintah karena dianggap mempermalukan, menghina, dan mengeksploitasi perempuan Pakistan.


Jerman Tak Bisa Terima Lebih Banyak Migran

2 hari lalu

Seorang anak imigran menangis dalam operasi penyelamatan di laut Mediterrania, 20 Oktober 2016. Menurut penjaga pantai Italia sebanyak 1.400 migrant berhasil diselamatkan di lepas pantai Libya. Yara Nardi/Italian Red Cross press office/Handout via REUTERS
Jerman Tak Bisa Terima Lebih Banyak Migran

Jerman prihatin pada Italia yang kewalahan menerima gelombang masuknya migran, sementara Jerman pun Jerman tidak bisa menerima lebih banyak migran


Persoalan Migran di Perbatasan AS Jadi Ujian Baru untuk Biden

2 hari lalu

Pencari suaka yang menuju AS melakukan perjalanan dengan kereta api setelah ribuan migran menyeberang ke Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir, di El Carmen, Meksiko 21 September 2023. REUTERS/Daniel Becerril
Persoalan Migran di Perbatasan AS Jadi Ujian Baru untuk Biden

Ribuan migran telah menyeberangi perbatasan AS dalam beberapa hari terakhir, dari California hingga Texas.


Alva Berpeluang Ekspor Motor Listrik, Malaysia dan Eropa Berminat

3 hari lalu

Motor listrik Alva berpeluang diekspor ke Malaysia hingga Eropa. (Foto: Alva)
Alva Berpeluang Ekspor Motor Listrik, Malaysia dan Eropa Berminat

PT Ilectra Motor Group (IMG) selaku produsen Alva bicara soal peluang ekspor motor listrik ke beberapa negara, termasuk Malaysia dan Eropa.


Ekonomi Global Pengaruhi APBN, Sri Mulyani: Manufaktur Eropa hingga AS Berada di Zona Kontraksi

3 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenakan baju adat Soe dari Timor Tengah Selatan saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-78 RI di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Agustus 2023. Baju ini berhasil menjadi baju adat terbaik dan mendapatkan hadiah berupa sepeda dari Presiden Jokowi. Instagram
Ekonomi Global Pengaruhi APBN, Sri Mulyani: Manufaktur Eropa hingga AS Berada di Zona Kontraksi

Sri Mulyani Indrawati melihat negara besar, terutama di Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang masih di dalam situasi aktivitas manufaktur mereka di zona kontraksi.


Uni Eropa Ingatkan Krisis Pengungsi di Eropa Sudah Kritis

4 hari lalu

Orang-orang menunggu di pusat penampungan pengungsi dari Ukraina di bekas bandara Tegel di Berlin, Jerman, 17 Mei 2023. REUTERS/Michele Tantussi
Uni Eropa Ingatkan Krisis Pengungsi di Eropa Sudah Kritis

Krisis migrasi di Eropa adalah sebuah tantangan yang harus diatasi bukan hanya oleh satu negara di kawasan, melainkan satu Uni Eropa


Bantu Korban Banjir Libya, 4 Warga Yunani Tewas Kecelakaan

6 hari lalu

Foto udara bangunan dan jalanan yang rusak pasca banjir bandang melanda di Derna, Libya 16 September 2023. REUTERS/Ayman Al-sahili
Bantu Korban Banjir Libya, 4 Warga Yunani Tewas Kecelakaan

Empat anggota tim penyelamat Yunani yang berusaha membantu korban banjir Libya, tewas dalam kecelakaan lalu lintas pada Minggu


TikTok Didenda Rp 5,6 Triliun di UE karena Gagal Menjaga Keamanan Data Anak-anak

7 hari lalu

Ilustrasi TikTok. shutterstock.com
TikTok Didenda Rp 5,6 Triliun di UE karena Gagal Menjaga Keamanan Data Anak-anak

TikTok menyetel akun anak-anak ke publik secara default ketika mereka mendaftar di platform tersebut.


Begini Asal-usul Beras Basmati

8 hari lalu

Ilustrasi jenis beras (merah, putih, hitam). shutterstock.com
Begini Asal-usul Beras Basmati

Beras Basmati berasal dari negara Asia Selatan seperti India dan Pakistan. Biasanya akan diproses menjadi nasi Biryani.


KPU Pakistan Sebut Pemerintah Sementara Berpihak pada Pesaing Eks PM Imran Khan

9 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan berhenti sejenak saat berbicara dengan Reuters selama wawancara, di Lahore, Pakistan 17 Maret 2023. REUTERS/Akhtar Soomro/
KPU Pakistan Sebut Pemerintah Sementara Berpihak pada Pesaing Eks PM Imran Khan

KPU Pakistan Kmempertanyakan netralitas pemerintah sementara yang ditugaskan menggelar pemilu, karena berpihak kepada pesaing Imran Khan