Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Alasan Peringatan Hari Buruh Internasional Disebut May Day

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Ilustrasi buruh. Pixabay
Ilustrasi buruh. Pixabay
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Peringatan Hari Buruh Internasional merupakan peringatan untuk perjuangan buruh yang memperjuangkan haknya dalam lingkungan kerja, cikal bakal May Day. Perjuangan tersebut menghasilkan beberapa kondisi yang dapat dinikmati sampai sekarang, seperti 8 jam kerja, upah layak, dan kondisi kerja yang secara aspek keamanan telah memprioritaskan keamanan buruh. 

Sebelum adanya perjuangan tersebut, pada abad 19 buruh berada dalam kondisi yang tidak layak, merupakan hal yang wajar jika buruh bekerja selama 10 hingga 12 jam sehari dalam 6 hingga 7 hari.

Selain itu, kondisi tersebut diperparah dengan kondisi kerja yang tidak memprioritaskan aspek keamanan buruh dan upah buruh yang jauh dari kata layak, sehingga menyebabkan banyak buruh meregang nyawanya ketika sedang bekerja.

Perjuangan Buruh Pertama Kali 

Seperti dilansir dari laman archive.iww.org, perjuangan buruh untuk memperjuangkan haknya pertama kali diinisiasi oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions atau FOTLU yang menggagas Konvensi Nasional Buruh di Chicago untuk menuntut 8 jam kerja. Nantinya FOTLU akan bekerja sama dengan serikat buruh bernama “Knights of Labor” yang mendorong aksi sabotase dan pemogokan bagi seluruh buruh di Amerika Serikat untuk mendukung gerakan tersebut. 

Pada 1 Mei 1886, sekitar 300.000 pekerja yang berasal dari 13.000 bisnis yang tersebar di seluruh Amerika Serikat melakukan pemogokan untuk memperingati May Day pertama dalam catatan sejarah. Chicago sebagai pusat penyebaran propaganda gerakan kerja 8 jam per hari, menurunkan 40.000 buruh yang melakukan aksi mogok.

Namun demikian, aksi pemogokan tersebut hanya dilakukan dengan mengadakan parade band untuk menunjukan kekuatan persatuan kaum buruh, sehingga tidak menyebabkan kerusuhan seperti yang diprediksi oleh media dan otoritas setempat. 

Berikutnya, pada 3 Mei 1886, seperti dilansir dari laman britannica.com kerusuhan terjadi pada di Pabrik McCormick yang menyebabkan satu orang meninggal dan beberapa lainnya terluka akibat aksi brutal yang dilakukan oleh Polisi. Sebagai bentuk protes terhadap aksi brutal yang dilakukan polisi terhadap aksi pemogokan buruh tempo hari lalu, serikat buruh setempat menyerukan untuk mengadakan pertemuan di Lapangan Haymarket yang diklaim sebagai aksi damai oleh Walikota Chicago yang pada saat itu hadir sebagai pengamat, yakni Carter Harrison.

Namun demikian, ketika hari semakin larut dan acara tersebut memasuki sesi akhir, polisi mendatangi tempat tersebut dan meminta para buruh untuk meninggalkan tempat tersebut dengan segera. Sesaat kemudian, bom yang dilemparkan pada kerumunan polisi meledak dan menyebabkan tujuh polisi meninggal, akibat dari hal tersebut, polisi meresponnya dengan melakukan penembakan secara membabi-buta pada kerumunan buruh dan menyebabkan delapan orang meninggal dan 40 lainnya terluka. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Buntut kejadian tersebut, 8 orang dinyatakan bersalah oleh pengadilan setempat, meskipun tanpa disertai bukti kuat yang mendukung kesalahan mereka. Namun demikian, hanya empat diantara mereka, yakni Albert Parsons, August Spies, George Engel, dan Adolph Fischer dijatuhi hukuman gantung.  

Pada 1889, Kongres Internationale yang diadakan di Paris menetapkan bahwa 1 Mei merupakan Hari Buruh Internasional untuk memperingati para martir yang gugur pada kerusuhan Haymarket untuk memperjuangkan hak 8 jam kerja buruh. Namun demikian, secara ironis pemerintah Amerika Serikat tidak mengenali 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional karena penetapan hari tersebut bersifat secara sosialistis yang tidak sesuai dengan kebudayaan Amerika Serikat. 

Pada 28 Juni 1894, Presiden Amerika Serikat saat itu, yakni Grover Cleveland mengesahkan Undang-Undang yang berisi Peringatan Hari Buruh Nasional.

National United States Labour Day atau Hari Buruh Nasional Amerika Serikat diperingati setiap Senin pertama di September. Oleh karena itu, penyebutan May Day pada Hari Buruh Internasional mengindikasikan sebagai peringatan bagi martir yang gugur pada kerusuhan Haymarket, sementara itu penggunaan Labour Day atau Hari Buruh mengindikasikan pada kebijakan Hari Buruh Nasional Amerika Serikat untuk melawan pengaruh Hari Buruh Internasional yang sarat akan gerakan sosialisme.

Pilihan editor : Buruh Gelar Aksi May Day Besar-besaran Besok: Presiden KSPI Imbau Tetap Jaga Ketertiban

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. 

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cointelpro, Program Ilegal FBI Memata-matai Warga Amerika Serikat Sendiri dengan 5 Metode

39 menit lalu

Logo FBI.
Cointelpro, Program Ilegal FBI Memata-matai Warga Amerika Serikat Sendiri dengan 5 Metode

Cointelpro menargetkan kelompok dan individu yang menurut FBI subversif. Program ini dikritik sebagai upaya pemerintah memata-matai warganya sendiri.


Top 3 Dunia: Joe Biden Ikut Demo Buruh, Daftar Negara yang Pindahkan Ibu Kota

7 jam lalu

Presiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan kepada anggota militer, petugas pertolongan pertama, dan keluarga mereka pada hari peringatan 22 tahun serangan 11 September 2001 terhadap World Trade Center, di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson di Anchorage, Alaska, 11 September. 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Top 3 Dunia: Joe Biden Ikut Demo Buruh, Daftar Negara yang Pindahkan Ibu Kota

Top 3 dunia adalah Presiden AS ikut demo buruh, negara-negara yang memindahkan ibu kota hingga PM Solomon mengecam Jepang soal Fukushima.


8 Destinasi Wisata Paling Berbahaya di Amerika Serikat

16 jam lalu

Taman Nasional Yellowstone. AFP PHOTO / MLADEN ANTONOV
8 Destinasi Wisata Paling Berbahaya di Amerika Serikat

Selain destinasi wisata yang unik atau landmark ikonik ada juga tempat berbahaya di Amerika Serikat


Amerika Serikat Kucurkan Bantuan Rp900 M untuk Atasi Kekerasan di Haiti

21 jam lalu

Orang-orang membawa mayat seorang wanita yang terbunuh dalam aksi protes menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Haiti Ariel Henry setelah berminggu-minggu alami kekurangan bahan pangan dan krisis kemanusiaan, di Port-au-Prince, Haiti 10 Oktober 2022. REUTERS/Ralph Tedy Erol
Amerika Serikat Kucurkan Bantuan Rp900 M untuk Atasi Kekerasan di Haiti

Amerika Serikat akan menyumbang USD 65 juta untuk mengatasi masalah kekerasan geng di Haiti dan mendesak PBB untuk kirim bantuan.


AS, Korea Selatan dan Jepang Makin Cemas soal Kerja Sama Militer Rusia-Korea Utara

22 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un selama pertemuan di Kosmodrom Vostochny di wilayah Amur timur jauh, Rusia, 13 September 2023. Sputnik/Mikhail Metzel/Kremlin via REUTERS
AS, Korea Selatan dan Jepang Makin Cemas soal Kerja Sama Militer Rusia-Korea Utara

Menteri luar negeri Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang "benar-benar khawatir" atas kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara


Refleksi Vokalis Green Day Billie Joe Armstrong atas Amukannya di IHeartRadio Music Festival 2012

23 jam lalu

Billie Joe Armstrong (Green Day). REUTERS/Gary Hershorn
Refleksi Vokalis Green Day Billie Joe Armstrong atas Amukannya di IHeartRadio Music Festival 2012

Pada hari pertama festival itu, band punk rock asal Amerika, Green Day tampil. Di sana, Billie Joe Armstrong sang vokalis utama sekaligus gitaris mengamuk hingga membanting gitar.


3 Warga Rusia Ditahan di Amerika Serikat

1 hari lalu

ilustrasi penjara
3 Warga Rusia Ditahan di Amerika Serikat

Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat menemui tiga warga negara Rusia yang ditahan oleh Amerika Serikat untuk sejumlah dakwaan.


Senator AS Bob Menendez Didakwa Terima Suap, Ogah Mengundurkan Diri

1 hari lalu

Senator AS Robert Menendez (D-NJ) berjalan ke lantai Senat untuk pemungutan suara prosedural di US Capitol di Washington, AS, 20 September 2023. REUTERS/Jonathan Ernst
Senator AS Bob Menendez Didakwa Terima Suap, Ogah Mengundurkan Diri

Senator AS Bob Menendez kembali terjerat kasus, kali ini tuduhan suap ratusan ribu dolar, dan masih tak mau mengundurkan diri.


Pertama dalam Sejarah, Presiden AS akan Ikut Serta dalam Aksi Mogok Buruh

1 hari lalu

Presiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan kepada anggota militer, petugas pertolongan pertama, dan keluarga mereka pada hari peringatan 22 tahun serangan 11 September 2001 terhadap World Trade Center, di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson di Anchorage, Alaska, 11 September. 2023. REUTERS/Evelyn Hockstein
Pertama dalam Sejarah, Presiden AS akan Ikut Serta dalam Aksi Mogok Buruh

Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan tercatat dalam sejarah sebagai pemimpin negeri Abang Sam pertama yang turut serta dalam aksi mogok buruh


American Honda Motor Collection Hall Hadirkan Mobil Legendaris

1 hari lalu

Sejumlah mobil legendaris Honda dipajang di American Honda Collection Hall. (Foto: Honda)
American Honda Motor Collection Hall Hadirkan Mobil Legendaris

American Honda Motor Collection Hall di Torrance, California, Amerika Serikat, menghadirkan sejumlah mobil legendaris dari merek Honda.