Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Benjamin Netanyahu Jelaskan Alasan Tak Kirim Bantuan Senjata ke Ukraina

Reporter

image-gnews
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan rapat kabinet di kantor Perdana Menteri di Yerusalem, 23 Februari 2023. REUTERS/Ronen Zvulun/Pool
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan rapat kabinet di kantor Perdana Menteri di Yerusalem, 23 Februari 2023. REUTERS/Ronen Zvulun/Pool
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis, 16 Maret 2023, memastikan negaranya tidak akan mensuplai senjata dalam bentuk apapun ke Ukraina. Sebab Negara Bintang Daud itu terikat sejumlah kesepakatan dengan Rusia perihal Suriah.

Kepastian itu disampaikan Netanyahu dalam sebuah acara jumpa wartawan dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Ibu Kota Berlin, Jerman. Dalam kesempatan itu, Netanyahu ditanyai apakah Israel akan terus bersikap menahan diri untuk tidak mengirim senjata ke Kyev. Netanyahu mengakui perang Ukarina sekarang semakin komplek.

“Pilot asal Israel dan Rusia terbang dengan jarak yang sangat dekat satu sama lain di atas langit Suriah,” kata Netanyahu, yang sambil menambahkan beberapa tahun lalu pihaknya pernah mencegat Iran dari upaya menciptakan front ketiga untuk melawan perbatasan utara Negeri Bintang Daud tersebut.

Militer Ukraina melintas di antara atusan salib terlihat di pemakaman massal untuk warga sipil tak dikenal dan tentara Ukraina di kota Izium, baru-baru ini dibebaskan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina selama operasi serangan balasan, di wilayah Kharkiv, Ukraina 15 September 2022. Pejabat polisi imenyebutkan bahwa beberapa orang yang dikubur secara massal itu tewas akibat penembakan dan serangan udara Rusia. REUTERS/Oleksandr Khomenko

Israel telah berulangkali memperingatkan Suriah agar memerangi anggota Hizbullah, yakni sebuah organisasi yang dituduh serang teroris dan dianggap punya keterkaitan dengan Iran. Sebaliknya sejumlah pejabat di Suriah dalam beberapa kesempatan menuduh Israel melancarkan serangan mematikan pada wilayah negara itu.

“Guna mencegah adanya front ketiga, kami menggunakan kekuatan udara. Untuk melakukan hal tersebut, kami punya sebuah kesepakatan dengan Pemerintah Rusia dan Angkatan Udara Rusia serta militer Rusia di Suriah kalau militer kami tidak boleh saling tembak,” kata Netanyahu, yang yakin tidak ada negara di kawasan Eropa yang mau melihat Ukraina dalam keadaan seperti ini dengan Moskow.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dia menekankan, Israel punya sejumlah pertimbangan dan dengan adanya sejumlah pembatasan tersebut, yang bisa dilakukan Netanyahu adalah menawarkan bantuan kemanusiaan dan pertahanan ke Ukraina. Israel mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, namun tak pernah mengikuti jejak negara-negara Barat yang menjatuhkan sanksi ke Moskow, bahkan ragu-ragu dalam mensuplai senjata ke Kyev.   

Sumber: RT.com

Pilihan Editor: Istri PM Netanyahu Asik ke Salon Saat Israel Rusuh, Bikin Demonstran Marah

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.       

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Vietnam Bersiap Menyambut Kunjungan Kerja Vladimir Putin, Amerika Serikat Mengecam

5 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin mendengarkan cerita tentara Rusia yang terluka dalam perang Rusia-Ukraina dan saat menjalani perawatan di rumah sakit militer, setelah upacara pemberian penghargaan di Moskow, Rusia, 12 Juni 2023. Sputnik/Vladimir Astapkovich/Pool via REUTERS
Vietnam Bersiap Menyambut Kunjungan Kerja Vladimir Putin, Amerika Serikat Mengecam

Amerika Serikat mengecam Hanoi mau menerima kunjungan kerja Vladimir Putin.


Hadiah Putin untuk Kim Jong Un: Peralatan Minum Teh Hingga Limusin Mewah Buatan Rusia

6 jam lalu

Limusin Aurus Senat yang membawa sepeda Presiden Rusia Vladimir Putin dan Aurus Merlon melaju sebelum upacara peresmian di Kremlin di Moskow, Rusia 7 Mei 2024. REUTERS
Hadiah Putin untuk Kim Jong Un: Peralatan Minum Teh Hingga Limusin Mewah Buatan Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiahkan sebuah limusin Aurus buatan Rusia, satu set teh, dan pedang Angkatan Laut Rusia


Benjamin Netanyahu Sebut Sudah Dijanjikan Amerika Serikat Senjata Bakal Dikirim Lagi

7 jam lalu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu datang untuk meninjau pasukan Honor Guard dengan rekannya dari Ethiopia Abiy Ahmed selama pertemuan mereka di Yerusalem 1 September 2019. Dia tidak memiliki kewajiban hukum untuk mengundurkan diri. Namun dakwaan tersebut dapat semakin menguatkan para penantang yang berusaha mengusirnya setelah dua pemilihan yang tidak meyakinkan sejak April, dengan pemilihan ketiga yang akan diumumkan dalam beberapa minggu. [REUTERS / Ronen Zvulun / File Photo]
Benjamin Netanyahu Sebut Sudah Dijanjikan Amerika Serikat Senjata Bakal Dikirim Lagi

Benjamin Netanyahu memastikan Washington sedang mengupayakan pembatalan larangan pengiriman senjata ke Israel.


2 Tahun Perang di Ukraina , Rusia Bertanggung Jawab untuk Emisi Karbon 175 Ton

8 jam lalu

Asap mengepul di atas kota setelah serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Senin, 10 Oktober 2022. Rusia membom kota-kota di seluruh Ukraina pada Senin pagi, menewaskan warga sipil dan menghancurkan infrastruktur dalam serangan balas dendam yang jelas setelah ledakan di jembatan Krimea. REUTERS/Oleksandr Klymenko
2 Tahun Perang di Ukraina , Rusia Bertanggung Jawab untuk Emisi Karbon 175 Ton

Dua tahun pertama perang Rusia di Ukraina ditaksir telah dan akan menyebabkan emisi gas rumah kaca sebesar ekuivalen 175 ton karbon dioksida.


Israel Serang Hizbullah di Lebanon

12 jam lalu

Pria memegang bendera Hizbullah dan Palestina saat pendukung Hizbullah melakukan protes solidaritas dengan warga Palestina di Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di Beirut, Lebanon, 27 Oktober 2023. REUTERS/Amr Alfiky/File Foto
Israel Serang Hizbullah di Lebanon

Jet tempur Israel menyerang sejumlah target milik Hizbullah di selatan Lebanon.


Putin Berjanji Akan Dukung Korea Utara Melawan Amerika Serikat

1 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berbincang dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Amur, Rusia, 13 September 2023. Sputnik/Vladimir Smirnov/Pool via REUTERS ATTENTION EDITORS
Putin Berjanji Akan Dukung Korea Utara Melawan Amerika Serikat

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa 18 Juni 2024 berjanji mendukung Korea Utara melawan Amerika Serikat.


AS Akui Khawatirkan Hubungan Mendalam Rusia dan Korea Utara

1 hari lalu

John Kirby. REUTERS
AS Akui Khawatirkan Hubungan Mendalam Rusia dan Korea Utara

Amerika Serikat khawatir atas hubungan Rusia-Korea Utara "yang semakin mendalam", saat Presiden Vladimir Putin dijadwalkan tiba di Pyongyang


Mengapa Beberapa Negara, termasuk Indonesia, Tolak Komunike Perdamaian Ukraina?

1 hari lalu

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berbicara saat wawancara dengan Reuters, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina 20 Mei 2024. REUTERS/Gleb Garanich
Mengapa Beberapa Negara, termasuk Indonesia, Tolak Komunike Perdamaian Ukraina?

Negara-negara besar di Global Selatan mengutip ketidakhadiran Rusia atau kehadiran Israel sebagai alasan tidak menerima komunike Ukraina tersebut.


Putin Puji Korea Utara karena Mendukung Operasi Rusia di Ukraina

1 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un selama pertemuan di Kosmodrom Vostochny di wilayah Amur timur jauh, Rusia, 13 September 2023. Sputnik/Mikhail Metzel/Kremlin via REUTERS
Putin Puji Korea Utara karena Mendukung Operasi Rusia di Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa 18 Juni 2024 memuji Korea Utara karena "tegas mendukung" perang Moskow di Ukraina


Vladimir Putin Memperkuat Hubungan dengan Korea Utara, Janji Bangun Keamanan

1 hari lalu

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un bersulang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, saat acara jamuan makan malam di Vladivostok, Rusia, 25 April 2019. Pertemuan Kim dan Putin di Vladivostok memberikan sebuah kesempatan kepada Pyongyang untuk meminta dukungan dan jika memungkinkan melonggarkan negara itu dari sanksi-sanksi yang menciderai ekonomi Korea Utara. KCNA via REUTERS
Vladimir Putin Memperkuat Hubungan dengan Korea Utara, Janji Bangun Keamanan

Vladimir Putin berjanji akan membangun sistem perdagangan dan keamanan dengan Korea Utara yang tidak dikendalikan oleh negara-negara Barat.