Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kepala Geng Kolombia Diduga Dalangi Pembunuhan Jurnalis Inggris di Amazon Brasil

Reporter

image-gnews
Keluarga mendiang Dom Phillips, wartawan asal Inggris yang terbunuh di Hutan Amazon, Brasil. Sumber: Reuters
Keluarga mendiang Dom Phillips, wartawan asal Inggris yang terbunuh di Hutan Amazon, Brasil. Sumber: Reuters
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi federal di Brasil menuding seorang pedagang ikan Kolombia yang juga pemimpin geng sebagai dalang di balik pembunuhan ganda jurnalis Inggris Dom Phillips dan ahli Pribumi Bruno Pereira. Pembunuhan ini menarik perhatian internasional terhadap hutan hujan Amazon.

Baca juga: Polisi Brasil Identifikasi 5 Tersangka Baru dalam Pembunuhan Jurnalis Inggris

Pada Senin, Alexandre Fontes, kepala polisi federal untuk negara bagian Amazonas di Brasil, mengatakan bahwa penyelidiknya memiliki "keyakinan kuat" bahwa Ruben Dario da Silva Villar berada di balik pembunuhan pada Juni 2022.

Villar - pemimpin geng yang diidentifikasi oleh polisi pada Senin dan dikenal dengan julukan "Kolombia" - dituduh menjalankan jaringan penangkapan ikan ilegal di Amazon, yang menderita kerugian finansial karena pekerjaan Pereira. Polisi mengatakan dia membiayai penduduk setempat yang miskin untuk menangkap ikan secara ilegal di wilayah Masyarakat Adat Lembah Javari.

Villar sudah dalam tahanan polisi pada saat pengumuman Senin, karena menghadapi dakwaan tambahan akibat menggunakan akte kelahiran Brasil yang dipalsukan, serta surat identitas Peru palsu, untuk melakukan aktivitas ilegal.

Selama konferensi pers di Manaus, ibu kota negara bagian Amazonas, polisi federal menuduh Villar menyediakan amunisi yang digunakan untuk membunuh Phillips dan Pereira. Para pejabat juga mengatakan bahwa Villar memanggil pembunuh yang mengaku sebelum dan sesudah penembakan dan membayar pengacaranya. Villar membantah tuduhan itu.

Pereira, 41 tahun, dan Phillips (57), terakhir terlihat pada 5 Juni 2022. Saat itu. mereka naik perahu melalui kawasan Pribumi Lembah Javari di tepi barat Brasil, dekat perbatasan dengan Peru dan Kolombia.

Kedua pria itu sedang melakukan penelitian untuk sebuah buku tentang keberlanjutan di Amazon yang akan ditulis oleh Phillips. Ia merupakan jurnalis yang pernah bekerja dengan The Guardian dan New York Times. Namun, perahu mereka tidak pernah kembali.

Hilangnya kedua pria tersebut memperbaharui kekhawatiran tentang ancaman yang diterima oleh wartawan, aktivis lingkungan, dan pemimpin adat saat bekerja di wilayah tersebut. Di mana para penambang liar, penebang kayu, pemburu liar, dan penyelundup narkoba semuanya bersaing untuk mendapatkan sumber daya dan kontrol teritorial.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Setelah 10 hari, pencarian keduanya berakhir ketika seorang nelayan bernama Amarildo da Costa de Oliveira mengaku membunuh mereka. Dia memimpin polisi Brasil ke situs pemakaman yang tersembunyi sekitar 3 kilometer di dalam hutan.

Pereira, pakar Pribumi, sebelumnya berselisih dengan nelayan lokal, terutama sebagai pegawai badan federal Brasil untuk urusan Pribumi, FUNAI. Dia telah menerima ancaman dan diketahui membawa senjata untuk keselamatan. Setelah meninggalkan FUNAI, Pereira terus bekerja dengan penduduk Pribumi Brasil, mengajari penduduk setempat cara memantau aktivitas ilegal dan mengumpulkan bukti foto kejahatan.

Pada hari dia dan Phillips menghilang, Pereira dilaporkan membawa bukti perilaku kriminal kepada pihak berwenang di kotamadya Atalaia do Norte. Dia telah melakukan inspeksi operasi penangkapan ikan ilegal di daerah tersebut.

Baik dia dan Phillips akhirnya ditembak mati.

Jaksa mengatakan bahwa Phillips kemungkinan besar dibunuh "hanya karena bersama Bruno [Pereira], untuk memastikan impunitas atas kejahatan sebelumnya". Tiga pria, termasuk nelayan Oliveira, didakwa pada Juli atas peran mereka dalam pembunuhan tersebut.

UNIVAJA, serikat masyarakat adat di Lembah Javari yang mempekerjakan Pereira, mengatakan yakin ada lebih banyak penyelenggara di balik pembunuhan yang belum ditangkap.

Baca juga: Polisi Brasil Tangkap Tiga Tersangka Pembunuhan Jurnalis Inggris di Amazon

AL JAZEERA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cara Kolombia Hentikan Genosida Netanyahu di Gaza: Stop Ekspor Batu Bara ke Israel

19 jam lalu

Presiden Kolombia, Gustavo Petro. REUTERS/Vannessa Jimenez
Cara Kolombia Hentikan Genosida Netanyahu di Gaza: Stop Ekspor Batu Bara ke Israel

Presiden Kolombia Gustavo Petro membalas genosida Netanyahu terhadap bangsa Palestina di Gaza dengan menyetop ekspor batu bara ke Israel.


Serial The Boys Dikabarkan akan Berakhir pada Musim Kelima

8 hari lalu

The Boys Season 4. Dok. Prime Video
Serial The Boys Dikabarkan akan Berakhir pada Musim Kelima

Kisah serial populer Prime Video berjudul The Boys akan berakhir pada musim kelima


Lego Debut Satu Set Permainan Minecraft Pertama untuk Dewasa

11 hari lalu

The Crafting Table dari Lego yang merayakan usia 15 tahun game Minecraft.
Lego Debut Satu Set Permainan Minecraft Pertama untuk Dewasa

Lego bikin The Crafting Table untuk pemain dewasa untuk merayakan 15 tahun usia game Minecraft,


Realme Narzo N63 Resmi Diluncurkan di India, Ini Spesifikasinya

16 hari lalu

Realme Narzo 70 Pro 5G. youtube.com
Realme Narzo N63 Resmi Diluncurkan di India, Ini Spesifikasinya

Realme Narzo N63 pada dasarnya merupakan versi rebranding dari Realme C63.


Kolombia Buka Kedutaan di Palestina, Putuskan Hubungan dengan Israel

30 hari lalu

Presiden Kolombia Gustavo Petro. Luisa Gonzalez/Reuters
Kolombia Buka Kedutaan di Palestina, Putuskan Hubungan dengan Israel

Kolombia menyebut tindakan Israel di Gaza adalah genosida. Kolombia memutuskan membuka kantor Kedutaan Besar di Palestina.


Perhutanan Sosial Indonesia Jadi Contoh Mitigasi Iklim Berbasis Masyarakat

36 hari lalu

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK Bambang Supriyanto (kedua dari kanan) dalam forum World Bank Land Conference di Washington, D.C, Amerika Serikat, Senin 13 Mei 2024. (TEMPO/BAGJA HIDAYAT)
Perhutanan Sosial Indonesia Jadi Contoh Mitigasi Iklim Berbasis Masyarakat

Bank Dunia menggelar Konferensi Lahan 2024 yang mengangkat topik perhutanan sosial sebagai penopang manajemen lahan dan ketahanan iklim.


10 Perusahaan Terbesar di Dunia, Microsoft Nomor Satu

36 hari lalu

Ilustrasi Logo Microsoft. REUTERS/Dado Ruvic
10 Perusahaan Terbesar di Dunia, Microsoft Nomor Satu

Berikut ini deretan perusahaan terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasarnya pada 2024, didominasi oleh raksasa teknologi.


Perkosa Bayi Berusia 5 Hari, Pria Brasil Dibekuk Polisi

37 hari lalu

Ilustrasi perkosaan. tehelka.com
Perkosa Bayi Berusia 5 Hari, Pria Brasil Dibekuk Polisi

Selain kasus bayi diperkosa, pria Brasil ini juga sedang menghadapi penyelidikan atas percobaan pemerkosaan terhadap seorang remaja


Korban Tewas dalam Banjir Bandang di Brasil Naik Jadi 143 Orang

40 hari lalu

Pemandangan drone menunjukkan bendera Brasil dilukis di atap sebuah rumah saat jalanan terendam banjir di Eldorado do Sul, negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil, 10 Mei 2024. REUTERS/Amanda Perobelli
Korban Tewas dalam Banjir Bandang di Brasil Naik Jadi 143 Orang

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Brasil sampai Minggu, 12 Mei 2024, mencapai 143 orang, sebelumnya 136 orang


Aneka Kegiatan dan Kebutuhan Syahrul Yasin Limpo dari Urunan Pegawai Kementan: dari Sapi Kurban, Umrah, hingga Bayar ART

44 hari lalu

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tiga dari kanan) mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 29 April 2024. Dalam persidangan, saksi mengungkapkan pernah dimintai uang untuk membayar membiayai pembelian mobil merek Toyota Innova seharga Rp500 jutaan untuk anak SYL yang bernama Indira Chunda Thita. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Aneka Kegiatan dan Kebutuhan Syahrul Yasin Limpo dari Urunan Pegawai Kementan: dari Sapi Kurban, Umrah, hingga Bayar ART

Persidangan perkara dugaan pemerasan oleh bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di lingkungan Kementan terkuak fakta-fakta baru.